Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mendag Lepas Ekspor Pisang Rp270 Juta, 1.200 UMKM Tembus Pasar Global Lewat Business Matching

Mendag Lepas Ekspor Pisang Rp270 Juta, 1.200 UMKM Tembus Pasar Global Lewat Business Matching Kredit Foto: Antara/Arnas Padda
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sebanyak sembilan ton pisang kepok keling diberangkatkan ke Malaysia dengan nilai sekitar Rp270 juta dari Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Pelepasan ekspor ini dipimpin Menteri Perdagangan Budi Santoso sebagai bagian dari penguatan akses pasar bagi pelaku UMKM.

Ekspor tersebut menjadi salah satu realisasi program “UMKM Bisa Ekspor” yang digagas Kementerian Perdagangan. Program ini dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli mancanegara melalui skema business matching.

Budi menjelaskan bahwa fasilitasi dilakukan secara rutin agar pelaku usaha memiliki kesempatan mempresentasikan produknya secara langsung.

“Setiap hari ada business matching. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah mempresentasikan produknya dan kami bantu mencarikan buyer (pembeli),” kata Budi dikutip dari ANTARA.

Melalui mekanisme tersebut, pelaku UMKM yang sebelumnya belum memiliki akses ekspor dapat terhubung dengan pasar luar negeri. Skema ini juga membuka peluang transaksi berkelanjutan bagi produk dalam negeri.

Kementerian Perdagangan mencatat sekitar 1.200 UMKM telah berhasil mencatatkan transaksi ekspor lewat program tersebut. Total nilai transaksi yang dihasilkan mencapai 134,8 juta dolar AS.

Budi menyebut sebagian besar peserta yang mengikuti business matching merupakan pelaku usaha yang baru pertama kali menembus pasar ekspor. Hampir 70 persen UMKM yang terlibat sebelumnya belum pernah melakukan pengiriman ke luar negeri.

Program ini diposisikan sebagai instrumen untuk memperluas pasar sekaligus menjaga perputaran ekonomi nasional. Dengan penetrasi pasar global, produk UMKM diharapkan tidak hanya bertumpu pada permintaan domestik.

Budi juga mendorong pemerintah daerah agar aktif mendukung pelaksanaan program tersebut. Sinergi pusat dan daerah dinilai penting untuk memperkuat daya saing UMKM di tingkat internasional.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: