Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Guru Jadi Garda Terdepan, Harus Cakap Digital Memanfaatkan Teknologi

Guru Jadi Garda Terdepan, Harus Cakap Digital Memanfaatkan Teknologi Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Secara umum literasi digital sering dianggap sebagai kecakapan menggunakan internet dan media digital. Namun, acap kali ada pandangan bahwa kecakapan penguasaan teknologi adalah yang utama. Padahal, literasi digital adalah konsep dan praktik yang bukan sekadar menitikberatkan pada kecakapan untuk menguasai teknologi.

"Ruang digital bukan sekadar ruang tanpa batas yang bisa diakses, tapi bisa menawarkan lowongan pekerjaan sehingga setiap individu harus meningkatkan digital skills dan terlibat akses pada transformasi digital," ujar Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo, saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok pendidikan di wilayah DKI/Jakarta Banten, Rabu (10/8/2022), dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta.

Baca Juga: Memanfaatkan Platform Digital untuk Belajar

Dunia pendidikan harus bertransformasi di era digital sekarang ini, guru-guru pun harus menjadi agen perubahan. Perubahan pesat di dunia digital juga harus menjadi kesempatan yang diambil, para guru harus menguasai keahlian abad ke-21 sebab jika tidak akan tergantikan dengan guru-guru yang memiliki kemampuan lebih baik.

Para guru juga penting memiliki etika digital, dapat mengelola diri secara etis, profesional dan sehat dalam menggunakan media digital. Lima nilai dalam etika digital ialah tanggung jawab, empati, autentik, kearifan dan integritas. Guru-guru juga harus menjadi garda terdepan agar jangan mudah menyebarkan informasi, tetapi saring dulu. Lihat lagi aspek kemanfaatan untuk diri sendiri dan orang lain sehingga tidak ada kesalahan dalam menyebarkan informasi.

"Banjir informasi harus diimbangi dengan kemampuan memilah, memilih informasi," ujar Pengurus Besar PGRI, Catur Nurrochman, di kesempatan yang sama.

Lebih jauh dia mengatakan agar guru juga bijak saat menggunakan media sosial, serta menghargai hak cipta karya orang lain dan bisa membuat karyanya sendiri. Sebab, guru merupakan seorang pendidik, hindari berkomentar yang tidak pantas. Guru sebagai agen perubahan dalam transformasi digital harus menjadi garda terdepan.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok pendidikan di wilayah DKI/Jakarta Banten, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Kali ini hadir pembicara-pembicara lain yang juga ahli di bidangnya, antara lain Ketua Humas IGTIK PGRI, Youri Lylie; Kepala Diklat Peningkatan Kompetensi Guru, Wiwin Sabayanti; Sekjen Ikatan Guru TIK PGRI, Wijaya Kusuma. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Makin Cakap Digital hubungi info.literasidigital.id dan cari tahu lewat akun instagram @Siberkreasi dan @literasidigitalkominfo.

Baca Juga: Heran, Pasukan Ferdy Sambo Dibubarkan Tanpa Diaudit, Pakar: Seolah-olah Permainan Berakhir

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: