Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Lewat Pelatihan dan Sentra Komoditas Pasca Panen, EdenFarm Dukung Akselerasi Produksi Pertanian

Lewat Pelatihan dan Sentra Komoditas Pasca Panen, EdenFarm Dukung Akselerasi Produksi Pertanian Kredit Foto: EdenFarm
Warta Ekonomi, Jakarta -

EdenFarm, sebagai pionir startup rantai pasok pangan B2B, terus mendukung akselerasi produksi pertanian di seluruh wilayah operasinya, untuk berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional. Beroperasi di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, saat ini EdenFarm telah melayani lebih dari 50.000 UMKM sektor pangan dan kuliner, dengan dukungan dari lebih dari 4.000 mitra petani di seluruh pulau Jawa.

Proses rantai pasok pangan ini diperkuat dengan teknologi fasilitas pendukung yang memungkinkan produsen dan konsumen dapat mengakses kebutuhan mereka dengan mudah melalui aplikasi seluler, serta berbagai infrastruktur pendukung salah satunya adalah Eden Collection Facility (ECF) yang berfungsi sebagai sentra komoditas pasca panen, dimana para mitra tani dapat membawa hasil panen mereka ke ECF terdekat, untuk kemudian disortir dan dikirim oleh tim ECF ke Eden Fulfillment Center (EFC) yang berada di kota-kota besar.

Baca Juga: Dorong Sektor Pertanian Nasional, PKT Dukung Tomohon Jadi Sentra Industri Florikultura

Senin (15/8), EdenFarm meresmikan ECF Malang, yang terletak di Kecamatan Tumpang, Malang. Acara peresmian ECF Malang dihadiri oleh Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Malang, Heri Suntoro, S.P, Kepala Bidang Holtikutura, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. Jawa Timur, Dr. Ir. Irita Rahayu, M.Ma, dan Chief Supply Officer EdenFarm, Oki Harmawan.

Chief Supply Officer EdenFarm, Oki Harmawan, dalam sambutannya mengatakan, “Dengan beroperasinya ECF Malang, kami berharap dapat terus menjalin kemitraan dengan lebih banyak petani setempat dan rutin menyerap hasil budidaya pertanian sehingga semakin banyak pula petani yang terbantu, bukan hanya dalam memasarkan hasil panen tetapi juga melalui berbagai penyuluhan, konsultasi, dan farming project, yang kami berikan. ECF Malang menargetkan di akhir tahun 2022 dapat menyerap hasil panen dari mitra tani hingga 20 ton per hari untuk memenuhi permintaan pasar di Jawa Timur, maupun Jawa Tengah dan Jawa Barat. Selanjutnya EdenFarm akan membidik Blitar dan Boyolali untuk membuka ECF berikutnya.”

Dijelaskan oleh Oki bahwa komitmen termin pembayaran yang ditawarkan EdenFarm merupakan salah satu daya tarik bagi para petani untuk bergabung menjadi mitra tani EdenFarm. “Kami berkomitmen dalam memberikan solusi transparansi timbangan penerimaan hasil panen dan kepastian pembayaran sesuai kesepakatan dengan rentang waktu pembayaran 2 hingga 3 hari setelah penimbangan awal,” tutur Oki.

“Perlu diketahui Malang merupakan daerah pertanian penghasil holtikultura, dengan komoditas terbesar pada produk kentang. Kami bersyukur dengan hadirnya EdenFarm di Malang sehingga dapat membantu menyerap hasil panen petani dari Kota dan Kabupaten Malang. Harapan kami dengan adanya kolaborasi EdenFarm langsung dengan para petani Malang akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani setempat, sehingga petani tidak kesusahan lagi dalam memasarkan hasil panennya,” ujar Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Malang, Heri Suntoro, S.P

Dalam peresmian ECF Malang, para tamu undangan juga dipersilakan untuk tur keliling ECF untuk melihat proses sortir, dan dilanjutkan dengan kegiatan Eden Teman Tani, pelatihan bagi para mitra tani di seluruh ECF, dengan topik yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan petani lokal. Pada kesempatan kali ini, Agronomist Development EdenFarm, Mega Alfianto, memberikan pelatihan mitigasi cuaca terhadap pengendalian hama dan penyakit, bagi sekitar 15 mitra tani EdenFarm dari Kota Malang.

Baca Juga: Dugaan Bisnis Gelap dan Sarat Kepentingan, Tak Mudah Ungkap Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J

“Eden Teman Tani merupakan salah satu aksi nyata EdenFarm dalam membina dan mengembangkan petani lokal, sehingga mereka dapat meningkatkan produktivitas dan hasil panennya. Dengan meningkatnya produktivitas dan hasil panen, dan dengan bantuan EdenFarm menyalurkan hasil produksi tersebut ke pasar yang tepat, penghasilan petani dapat meningkat dan memberikan dampak positif terhadap roda perekonomian pedesaan,” tutup Oki.

Baca Juga: Tinggalkan Dolar, Indonesia dan Malaysia Sepakati Penggunaan Mata Uang Lokal

Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: