Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ferdy Sambo Bikin Surat Minta Maaf: Ada yang Balas: 'Sampai Mati Tidak Dimaafkan, Enak Saja!'

Ferdy Sambo Bikin Surat Minta Maaf: Ada yang Balas: 'Sampai Mati Tidak Dimaafkan, Enak Saja!' Kredit Foto: Grup WA Wartawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pakar hukum pidana Ahmad Khozinuddin tak terima jika nasib Ferdy Sambo disamakan dengan Napoleon Bonaparte yang sama-sama dipenjara akibat tersandung kasus pidana.

Satu sisi, Ferdy Sambo adalah kriminal yang telah membunuh Polisi (Brigadir J), sementara Napoleon adalah terjerat kasus suap Red Notice serta terakhir menjadi tersangka penganiayaan penista agama bernama M Kece.

Ahmad tak terima jika Sambo dianggap sejajar dengan Napoleon.

"Dia mau mencontek gaya Irjen Pol (purn) Napoleon Bonaparte. Bedalah. Napoleon menghajar penjahat, si Kace penista agama. Sedangkan Sambo? Dia membantai anggota Polisi," terangnya.

Ahmad pun menilai tak sudi memberikan maaf kepada Sambo sebagaimana surat yang ia tulis tangan seperti tersebar ke publik.

"Kalau dimintai maaf, sampai mati tidak dimaafkan. Enak saja ngomong maaf, tidak mikir apa daya destruktif kelakuannya bagi institusi Polri ? bagi segenap bangsa dan rakyat Indonesia?," tegasnya.

"Kalau masih ada kaki tangan Sambo di tubuh Polri, sebaiknya diamputasi semua. Berbahaya, geng Sambo bisa saja berkelakuan seperti Sambo,"

Baca Juga: Sebelum Jadi Gubernur DKI Hingga Sekarang, Ini Sederet Framing Buruk Terhadap Anies Baswedan: Politik Jahat!

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: