Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bawaslu Minta Masyarakat Laporkan Pencatutan Data oleh Partai Politik

Bawaslu Minta Masyarakat Laporkan Pencatutan Data oleh Partai Politik Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja meminta masyarakat untuk melaporkan kepada penyelenggara pemilu jika Nomor Induk Kependudukan (NIK) miliknya dicatut oleh partai politik.

Pengecekan ini bisa dilakukan melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) KPU dengan memasukkan NIK masing-masing.“Masyarakat tolong kawal terus, nanti daftar calon anggota dan daftar di SIPOL, cek NIK masing-masing apakah terdaftar dalam parpol. Jika terdaftar, laporkan kepada KPU, laporkan pada Bawaslu,” kata Bagja di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/9/2022)

Bagja mengatakan, penyelenggara pemilu akan memverifikasi terlebih dahulu data yang dicatut sebelum melakukan penghapusan. “Seharusnya, rekomendasi Bawaslu masuk, lalu dihapus. Kan tidak langsung dia protes langsung bisa hapus, kan enggak mungkin, kan harus cek dulu siapa orangnya, KTP-nya,” kata dia.

Menurut dia, Bawaslu sedang memproses penghapusan terhadap data masyarakat yang dicatut oleh partai politik. Bagja menyebut, tak ada sanksi yang akan dikenakan kepada partai politik yang melakukan pencatutan data masyarakat karena tidak diatur dalam aturan perundang-undangan.

Namun, Bawaslu mengingatkan, agar partai politik bisa lebih berhati-hati ke depannya. “UU enggak ada mengatur ini. Kalau pidana umum, kami tidak masuk ke tindak pidana umum. Bawaslu berpatokan kepada tindak pidana pemilu di UU Pemilu No 7/2017,” jelasnya. 

Baca Juga: Tak Hanya di Aceh Ternyata Izin Lokasi Acara Anies di 3 Wilayah Ini Dicabut, Andi Sinulingga: Perubahan Itu Sudah Dekat...

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: