Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anies Sering Dihujat Buzzer Sampai Dihina, Jusuf Kalla (JK): Orang Mencela, Tapi juga Merasa Kerja Anies Ada Hasilnya

Anies Sering Dihujat Buzzer Sampai Dihina, Jusuf Kalla (JK): Orang Mencela, Tapi juga Merasa Kerja Anies Ada Hasilnya Kredit Foto: Twitter/Yan Harahap
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kerap kali menerima beragam kritik dan hujatan bahkan tak jarang juga dihina. Hal ini ditanggapi oleh Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Menurut Jusuf Kalla, yang dikenal akrab disapa oleh masyarakat dengan panggilan Daeng Ucu ini, Anies Baswedan semakin dikritik orang atau direndahkan, ternyata masyarakat itu justru mendukung atau Anies semakin populer.

Baca Juga: Drama Jokowi Endorse Prabowo Jadi Capres Tuai Respons dari Relawan Anies: Bisa Jadi Preseden Buruk Bagi Demokrasi Indonesia

Dia menegaskan, buzzer-buzzer itu luar biasa mencela atau mengkritik Anies Baswedan. Ternyata, lanjut Ketua Umum Palang Merah Indonesia, hasilnya terbalik. Masyarakat justru mendukung Anies Baswedan tersebut. Apalagi, beber Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia ini, kinerja Anies di Jakarta ada hasilnya.

"Artinya orang mencela, tapi orang juga merasa bahwa yang dikerjakan Anies di Jakarta ada hasilnya," beber Wakil Presiden Indonesia 2004–2009 ini.

Dalam Channel YouTube Karni Ilyas Club, Karni Ilyas mengungkapkan, akun Twitter Indonesia Lawyers Club, @YoutubeILC, membuat polling "Seandainya Pilpres diadakan hari ini, siapa pilihan Anda?".

Baca Juga: Yakini Upaya Menjegal Anies di Pilpres 2024 Benar, Rocky Gerung: Seluruh Genderewo Diarahkan untuk Mencegat Anies

Dalam polling dilakukan secara terbuka dengan menggunakan fitur "poll" di twitter, periode polling 2 hari, yakni Sabtu 09.00 - Senin 09.00 WIB kemarin.

Dalam polling itu, 77 persen voters memilih Anies Baswedan, disusul Ganjar Pranowo sebesar 14 persen, kemudian Prabowo Subianto sebesar 9 persen.

Baca Juga: KB Bukopin Gandeng PPA Untuk Kelola Aset Berkualitas Rendah Senilai Rp 1,3 Triliun

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: