Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Usung Puan Bikin Elektabilitas PDIP Nyungsep, Masinton Gak Ambil Pusing: Survei Tak Potret Masa Depan

Usung Puan Bikin Elektabilitas PDIP Nyungsep, Masinton Gak Ambil Pusing: Survei Tak Potret Masa Depan Kredit Foto: Instagram/Masinton Pasaribu
Warta Ekonomi, Jakarta -

PDI Perjuangan (PDIP) mengaku tak ambil pusing soal survei yang menyatakan bahwa Puan Maharani tidak akan menaikkan elektabilitas partai jika diusung sebagai calon presiden (capres). Survei itu dilakukan oleh lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Politisi PDIP Masinton Pasaribu menilai, survei bukan jadi satu-satunya indikator dalam mengambil keputusan soal pencapresan PDIP.

Baca Juga: Tak Mungkin Gabungkan Air dengan Minyak, Ferdinand: PDIP Perlu Usung Anies Baswedan demi Pilpres 2024 Cuma Lawakan!

"Survei itu kan salah satu metode, survei itu bukan satu-satunya indikator untuk mengambil keputusan," kata Masinton kepada wartawan dikutip Jumat (30/9/2022).

Ia menyebut setiap hasil survei hanya bisa memotret apa yang terjadi kekinian. Menurutnya, survei belum bisa mengukur apa yang akan terjadi di masa depan. "Survei itu potret persepsi yang kemarin, survei kan tidak bisa memotret persepsi ke depan," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan, memang dalam beberapa kesempatan hasil survei kerap digunakan dalam mempertimbangkan keputusan terutama soal pencapresan. Namun, menurutnya, hal itu hanya sebagai salah satu hal saja.

"Survei itu sebagai sebuah potret yang kami gunakan ya, tetapi bukan satu-satunya dalam variabel untuk memutuskan keputusan," katanya.

Puan Bikin PDIP Ambles

SMRC sebelumnya merilis hasil survei terbarunya terkait efek elektabilitas PDIP terhadap pencalonan presiden. Hasil survei menyatakan bahwa jika PDIP mengusung Puan Maharani maka tidak akan meningkatkan suara atau elektabilitas partai.

Justru dalam survei disebutkan Puan malah membuat perolehan suara atau elektabilitas PDIP menurun.

Baca Juga: Ganjar Selalu Nomor Satu di Survei, Lembaga Abal-abal Disorot: Kita Tidak Perlu Menghiraukan

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: