Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pengamat Ungkap Deklarasi Dukungan NasDem kepada Anies Baswedan Sebagai Capres Dilakukan dalam Waktu yang Tidak Tepat

Pengamat Ungkap Deklarasi Dukungan NasDem kepada Anies Baswedan Sebagai Capres Dilakukan dalam Waktu yang Tidak Tepat Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Geliat manuver aktor dan partai politik terus berlangsung menjelang Pemilu 2024.

Mengenai perkembangan yang ada, Pengamat politik Surabaya Survey Center (SSC) Surokim Abdussalam menilai deklarasi capres Anies Baswedan yang dilakukan Partai NasDem kurang empati dalam suasana duka tragedi Kanjuruhan, Malang.

"kita masih dalam suasana berkabung atas kejadian di Kanjuruhan. Saya berpandangan bahwa semua pihak harus bisa merasakan dan menguatkan energi bersama serta mengambil hikmah atas peristiwa ini," kata Surokim di Surabaya, Senin (4/10).

Sebagai informasi, PSI di hari yang sama juga melakukan deklarasi dukungan kepada Ganjar Pranowo sebagai calon presiden yang mereka dukung.

Tragedi itu berawal dari pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jatim pada Sabtu (1/10) malam.

Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dari tribun dan masuk ke area lapangan. Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk mengendalikan suporter, namun justru membuat ribuan suporter berlarian menuju keluar hingga terjadi desak-desakan.

Baca Juga: Firli Bahuri Mohon Siap-siap Kalau Mau Senggol Anies Baswedan Meski Minim Bukti, Analisis Rocky Gerung Tajam: Anies 'Dijamin' Dua Tokoh!

"Saya berharap perasaan demikian juga muncul dari semua pihak kendati semua tahu olahraga memang harus dipisahkan dari politik," kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini.

Baca Juga: UMP Jateng Rp1,9 Juta, Ganjar Pranowo Disentil: Buruh dan Rakyat Jateng Aja Tak Sejahtera, Gimana Mau jadi Presiden!

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: