Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Singgung Tragedi Kanjuruhan dengan Sebut Ulah 'Suporter Arema yang Sok Jagoan', Ade Armando Viral

Singgung Tragedi Kanjuruhan dengan Sebut Ulah 'Suporter Arema yang Sok Jagoan', Ade Armando Viral Kredit Foto: Instagram/Ade Armando
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pernyataan pegiat media sosial, Ade Armando, terkait tragedi Kanjuruhan viral dan menjadi sorotan warganet. Pasalnya, dosen Universitas Indonesia (UI) itu mengatakan bahwa peristiwa yang menewaskan ratusan nyawa tersebut disebabkan oleh tindakan dari suporter Arema FC.

Sebagaimana diketahui, kericuhan terjadi pascapertandingan Arema FC dengan Persebaya pada Sabtu (1/10) malam. Dalam laga tersebut, hanya supertor Arema FC, Aremania, yang hadir di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Baca Juga: Pilih Deklarasi di Tengah Duka Kanjuruhan, Abu Janda Sindir Aksi NasDem-Anies: Silakan Kalian Nilai Sendiri

Pernyataan pria yang pernah menjadi korban pengeroyokan saat hadir dalam demonstrasi di depan gedung DPR itu tayang di channel CokroTV. Tak ayal, potongan videonya itu pun viral di jagad media sosial.

Ade Armando juga menegaskan, haruslah bersikap objektif melihat permasalahan yang terjadi pada tragedi Kanjuruhan.

"Sekali lagi, marilah kita bersikap objektif, yang jadi pangkal masalah adalah suporter Arema yang sok jagoan melanggar semua peraturan dalam stadion, dengan gaya preman masuk ke lapangan, petentengan. Dalam pandangan saya, polisi sudah melaksanakan kewajibannya," kata Ade Armando.

Baca Juga: UMP Jateng Rp1,9 Juta, Ganjar Pranowo Disentil: Buruh dan Rakyat Jateng Aja Tak Sejahtera, Gimana Mau jadi Presiden!

Baca Juga: Pendukungnya Sebut Anies Kerap Diserang Isu Hoaks, Waketum Partai Garuda Sentil: Jika Tidak Mampu Menari, Jangan Salahkan Lantainya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: