Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dulu Jokowi, Kini Prabowo Subianto Kembali 'Ditikung' Anies Baswedan?

Dulu Jokowi, Kini Prabowo Subianto Kembali 'Ditikung' Anies Baswedan? Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Publik kini dihangatkan dengan pembicaraan soal apakah Anies Baswedan telah 'menikung' atau 'mengkhianati' Prabowo Subianto yang mendukungnya di Pilgub DKI pada 2017 silam. Diketahui, Anies menerima 'pinangan' Partai NasDem yang menjadikannya capres. Otomatis, Anies akan menjadi rival Prabowo di Pilpres 2024 mendatang.

Tak hanya sekali, Prabowo juga sebelumnya pernah merasakan 'ditinggalkan' gubernur yang pernah diusungnya. Diketahui pada Pilgub DKI Jakarta tahun 2012 silam, PDIP bersama Gerindra mengusung pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama. Namun di tengah jalan, Jokowi memilih maju sebagai capres yang diusung PDIP pada Pilpres 2014 dan berhadapan dengan Prabowo.

Baca Juga: Omongan 'Tak Mau Khianati Prabowo' Diungkit, Begini Respons Petinggi Gerindra Soal Anies Langgar Janji

"Politik elektoral kita memang tidak mengenal loyalitas pada partai yang telah berjasa, terlebih Jokowi memang bukan kader Gerindra, pun Anies Baswedan. Karenanya, konteks ini Prabowo tidak dapat disebut ditikung," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, kepada Republika, Kamis (6/10/2022).

Menurutnya, situasi ini terjadi karena situasi demokrasi elektoral di Indonesia di mana Presiden dipilih langsung oleh rakyat. Meskipun capres maju dan diusung melalui partai, partai tidak dapat mengikat tokoh agar tidak melampaui kepentingan partai.

"Artinya, Anies terkondisikan untuk meninggalkan Prabowo karena ia memiliki modal sendiri berkontestasi di Pilpres. Justru ini kritik untuk Prabowo, kenapa ia tidak menjaga Anies agar tidak bergeser ke partai lain," ucapnya.

Sementara itu, Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, melihat fenomena tersebut sebagai nilai plus bagi Prabowo. Sebab, Prabowo dinilai mampu melihat potensi kepemimpinan seseorang dan mengantarkannya menjadi pemimpin yang diperhitungkan di Tanah Air.

Baca Juga: Denny Siregar Bantah Tudingan Anies Baswedan Gunakan Private Jet Milik Oligarki: Bukanlah, Kalau Jokowi...

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: