Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kemenparekraf Kerja Sama dengan WIPO Tingkatkan Daya Saing dan Branding Produk Parekraf

Kemenparekraf Kerja Sama dengan WIPO Tingkatkan Daya Saing dan Branding Produk Parekraf Kredit Foto: Kemenparekraf
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan World Intellectual Property Organization (WIPO) untuk meningkatkan daya saing dan branding pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Menparekraf Sandiaga Uno, saat jumpa pers WCCE di Bali International Convention Center (BICC)-Westin, Nusa Dua, Bali, Kamis (6/10/2022), menjelaskan pentingnya proyek branding untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga: Menparekraf: UMKM Berperan Besar Topang Sektor Ekraf di Tengah Tantangan Ekonomi

"Secara umum, proyek ini berfokus pada peningkatan nilai tambah produk dan jasa pariwisata dan ekonomi kreatif melalui kekayaan intelektual. Melalui peningkatan nilai tambah dari kekayaan intelektual ini akan mendorong peningkatan daya saing usaha," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/10/2022).

Kemenparekraf pun sepakat menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (Mou) dengan WIPO.

MoU ini merupakan hasil kolaborasi kerja Kemenparekraf dengan diplomasi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sehingga bisa menggandeng Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO) guna mewujudkan kerja sama konkret yang manfaatnya diharapkan langsung dapat dirasakan oleh pelaku usaha ekraf di tanah air.

Baca Juga: Menparekraf Pastikan Kesiapan Akomodasi bagi Delegasi dan Tamu KTT G20

Menparekraf menjelaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif pada 12 Juli 2022 yang diharapkan memberikan kemudahan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mendapatkan akses pembiayaan.

"PP Nomor 24 ini yang akan kita finalisasi dan sosialisasi dalam bentuk pilot project dan Wamen Angela akan mengetalasekan 5 sampai 10 produk ekonomi kreatif berbasis HAKI yang akan kita dorong untuk mendapatkan pembiayaan," ujarnya.

Baca Juga: UMP Jateng Rp1,9 Juta, Ganjar Pranowo Disentil: Buruh dan Rakyat Jateng Aja Tak Sejahtera, Gimana Mau jadi Presiden!

Penulis: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: