Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jelang Persidangan Febri Diansyah Sebut Ferdy Sambo Hanya Suruh Bharada E Hajar, Bukan Tembak Brigadir J

Jelang Persidangan Febri Diansyah Sebut Ferdy Sambo Hanya Suruh Bharada E Hajar, Bukan Tembak Brigadir J Kredit Foto: Instagram/Febri Diansyah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Jelang persidangan, kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J nampaknya semakin rumit. 

Baru-baru ini, mantan penyidik KPK, sekaligus kuasa hukum Ferdy Sambo, Febri Diansyah mulai kelihatan vokal membela kliennya. 

Yang terbaru, ia mengatakan Sambo tak pernah memerintahkan Richard Eliezer atau Bharada E untuk menembak Brigadir J.

Baca Juga: Jadi Perdebatan, Netizen Cium Dugaan Ferdy Sambo Ingin Korbankan Bharada E

Ferdy Sambo hanya menggunakan kata “hajar”. Namun, Richard Eliezer melakukan penembakan.

Febri mengatakan Ferdy Sambo pun panik saat Richard justru menembak Yosua. Mantan Kadiv Propam Polri itu, kata dia. Juga sempat memerintahkan ajudannya memanggil ambulans setelah penembakan terjadi.

"Ada perintah FS (Ferdy Sambo) pada saat itu yang dari berkas yang kami dapatkan, itu perintahnya adalah 'Hajar Chad (Richard Eliezer)', namun yang terjadi adalah penembakan pada saat itu," kata Febri, seperti dilansir dari Suara Kalbar, Kamis (13/10/2022).

Baca Juga: Febri Diansyah Sebut Ferdy Sambo Hanya Teriak ‘Hajar Chad’, Tapi Bharada E Malah Tembak Brigadir J

Menurutnya, memang perintah Ferdy Sambo itu tidak dapat dilepaskan dengan konteks sebelum tewasnya Brigadir J terjadi yakni di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca Juga: OJK Resmi Cabut Izin Usaha Bank Bagong, Nasabah Diminta Tetap Tenang

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Suara.com.

Editor: Sabrina Mulia Rhamadanty

Bagikan Artikel: