Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Nasib Eks Jubir KPK, Febri Diansyah Usai Jadi Pengacara Putri Candrawathi: Dihujat Habis-habisan Kawan Seperjuangan!

Nasib Eks Jubir KPK, Febri Diansyah Usai Jadi Pengacara Putri Candrawathi: Dihujat Habis-habisan Kawan Seperjuangan! Kredit Foto: Antara/ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Warta Ekonomi, Jakarta -

Keputusan mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah menerima menjadi pengacara dari istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi mendapatkan banyak tanggapan negatif dari masyarakat dan teman-teman seperjuangannya. 

Tak hanya Febri, eks penyidik KPK Rasamala Aritonang juga diketahui menerima tawaran menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo. 

Diketahui, wadah yang berisi mantan pegawai KPK, Indonesia Memanggil (IM) 57+ Institute menyayangkan keputusan kedua rekannya itu yang mau jadi pembela Sambo dan Putri. 

Baca Juga: Jokowi Teken Keppres Pemberhentian, Ferdy Sambo Tak Lagi Bergelar Irjen

IM57+ menegaskan pihaknya tidak bertanggung jawab atas keputusan Febri dan Rasamala.

“Adanya anggota IM57+ Institute yang menjadi penasihat hukum dari Ferdy Sambo, maka hal tersebut sama sekali tidak terkait dengan IM57+ Institute,” kata Ketua IM57+ Institute M Praswad Nugraha, kemarin.

Menurut dia, pihaknya tidak ingin abu-abu menyikapi langkah anggotanya menjadi penasehat hukum tersangka kasus pembunuhan. Sebab, IM57+ Institute mempunyai posisi yang tegas, terang dan jelas dalam melihat kasus yang melilit mantan Kadiv Propam itu.

Baca Juga: Kekecewaan Novel Baswedan Terhadap Rekannya Eks KPK yang Jadi Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan Istri: Mundur Saja!

“Kasus Ferdy Sambo merepresentasikan persoalan integritas yang sangat serius dan darurat dalam tubuh penegak hukum,” ujar pria yang akrab disapa Abung itu.

Baca Juga: Said Didu Tegaskan Ada 10 Agenda yang Harus Dilakukan Anies Baswedan Jika Terpilih Jadi Presiden 2024

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka.

Editor: Sabrina Mulia Rhamadanty

Bagikan Artikel: