Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Cara Belajar Otodidak untuk Jadi Programmer, Perlu Ikut Boothcamp Enggak, Sih?

Cara Belajar Otodidak untuk Jadi Programmer, Perlu Ikut Boothcamp Enggak, Sih? Kredit Foto: Unsplash/Rawpixel
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lulusan teknik industri dari Universitas Bina Nusantara hari ini menjadi CTO dan Co-founder Warung Pintar ialah Sofian Hadiwijaya. Berawal dari teman kosnya yang banyak anak informatika, Sofian pun tertarik di dunia programming. Sebelum menjadi CTO Warung Pintar, Sofian juga pernah bekerja sebagai Market Analyst dan ditawarkan untuk bekerja di Gojek.

Pada dasarnya, belajar programming secara otodidak tergantung pribadi orang tersebut. Ada yang bisa langsung belajar di Udemy hingga Coursera, namun ada juga yang masih perlu mengikuti boothcamp agar motivasi lebih terjaga.

Kemudian, buat case-case yang semakin hari, semakin sulit untuk menantang diri sendiri. Apalagi jika punya teman yang se-frekuensi dalam belajar programming, bisa sambil belajar bersama.

Baca Juga: Cara Memahami Product Development di Dunia Startup Bersama VP Product Tokopedia

Dalam video YouTube bertajuk "KotaTalks 27: Tips dan Strategi Belajar Otodidak untuk Programmer", Sofian mengatakan bahwa ia biasa mengalokasikan waktu sekitar 1 jam untuk belajar, bahkan hingga hari ini ia masih belajar manajemen dan leadership di sela-sela waktu sibuknya. Terlebih di dunia teknologi, perubahan dan perkembangannya sangat cepat hingga harus selalu belajar, membaca, eksplor dan bereksperimen.

"Buat salah itu tidak apa-apa, karena akan ada hal yang dipelajari," ujar Sofian.

Sebelum memulai bekerja di dunia teknologi, ketahui dulu bahasa pemrograman atau framework apa yang dipakai di perusahaan yang dituju. Paling tidak, pelajari dan bisa dasarnya, tetapi akan lebih baik lagi jika mempunyai portofolionya.

Oleh sebab itu, buatlah motivasi yang kuat untuk terus belajar programming secara konsisten. Bisa dengan mengubah lingkungan dengan bergabung dengan komunitas, boothcamp, atau bahkan membuat to-do list yang akan selalu terlihat ketika bangun tidur. Itu bisa memacu kita untuk terus konsisten dalam belajar.

Video lengkapnya:

Baca Juga: Perluas Akses Pembiayaan, Bank Jago Tingkatkan Kerja Sama dengan BFI Finance hingga Gojek Tokopedia (GOTO)

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Advertisement

Bagikan Artikel: