Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Munas HIPMI Jadi Ajang Kampanye Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi, Pengamat Tegas: Memalukan!

Munas HIPMI Jadi Ajang Kampanye Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi, Pengamat Tegas: Memalukan! Kredit Foto: Twitter/Joko Widodo
Warta Ekonomi, Jakarta -

Munas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke XVII yang dibuka pada hari Senin 21/11/2022 justru menjadi panggung para pejabat mendukung wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

Dari mulai menteri BKPM Bahlil Lahadalia sampai ketua DPD RI La Nyala dalam pidatonya menyampaikan perpanjangan jabatan masa jabatan presiden.

Hal ini pun disoroti oleh Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute Achmad Nur Hidayat. Menurut Achmad, narasi kampanye yang disampaikan oleh para pejabat di acara tersebut sangat memalukan.

“Sungguh pernyataan pejabat negara yang memalukan karena menyamakan jabatan negara yang sudah di atur oleh konstitusi dengan jabatan organisasi segelintir orang yang hanya diatur oleh AD/ART semata,” ujar Achmad dalam keterangan resmi yang diterima redaksi wartaekonomi.co.id, Jumat (25/11/22).

Baca Juga: Program Anies Baswedan yang Ditenggelamkan Rezim Heru 'Orangnya Jokowi' Ternyata Punya Manfaat yang Nggak Main-main, Pengamat: Konyol!

Ide ide terkait perpanjangan masa jabatan presiden, penundaan pemilu sebetulnya sudah digaungkan beberapa waktu yang lalu dengan orang orang yang sama termasuk Bahlil sebagai salah satu yang getol bersuara. Dengan alasan Covid dan beragam alasan lainnya dia seolah ingin melegitimasi perpanjangan masa jabatan presiden ini.

Menurut Achmad, apa yang disampaikan oleh Bahlil dan La Nyalla sangatlah berbahaya.

Baca Juga: Bank Jateng Perluas Layanan Perbankan Hingga Ke Universitas Indonesia

Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: