Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Makin Kencang Isu Keretakan degan PKB Setelah Sekber Tak Kunjung Diresmikan, Gerindra: Prabowo Sangat Sibuk!

Makin Kencang Isu Keretakan degan PKB Setelah Sekber Tak Kunjung Diresmikan, Gerindra: Prabowo Sangat Sibuk! Kredit Foto: Twitter/Prabowo Subianto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Serba-serbi pemilu terus menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Mengenai hal ini, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang tergabung dalam poros Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya hingga kini belum meresmikan sekretariat bersama (sekber), 

Namun begitu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Suami Dasco Ahmad mengatakan, mereka sudah mulai berkumpul dan melakukan mapping politik untuk kemenangan Gerindra-PKB di 2024.

Baca Juga: Rocky Gerung di Hadapan Jusuf Kalla (JK) Nggak Cuma Ngomongin Anies Baswedan, Keluar Ide Tempatkan Luhut dan Habib Rizieq dalam Satu Dewan!

"Sementara sekretariat bersama meski belum diresmikan kami sudah sering berkumpul-kumpul komunikasi di sana," kata Dasco kepada awak media di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2022). 

Baca Juga: AHY Sebut Uang Negara Jangan Dipakai Semua untuk Infrastruktur, Loyalis Ganjar: Nggak Begitu Gus…

Menurut Dasco, kesibukan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan serta tidak adanya  waktu yang pas bertemu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi alasan sekber mereka belum diresmikan. 

"Nah sehingga harapan kita minggu depan itu kalau Pak Prabowo dan Pak Muhaimin itu punya waktu yang sinkron kita akan usahakan minimal sebelum tutup tahun juga itu sudah kita resmikan," tukas dia.

Baca Juga: Pesona Anies Baswedan Bikin Kandidat Lain Ketar-ketir! Sudah Ada Enam Partai yang Jadi 'Pendukung!', Refly Harun: NasDem, PKS, Demokrat…

Baca Juga: Unggah Momen Antar Megawati Pulang, Gibran Ditodong Pertanyaan Soal 2024 Oleh Netizen

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Akurat.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel: