Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kejutan Arab Saudi Tumbangkan Argentina Jadi Momentum Reformasi Total PSSI

Kejutan Arab Saudi Tumbangkan Argentina Jadi Momentum Reformasi Total PSSI Kredit Foto: Foto/ilustrasi/PSSI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di laga pembuka Piala Dunia 2022 di Qatar, Timnas Arab Saudi secara mengejutkan berhasil mengalahkan Argentina dengan skor 2-1. Kemenangan ini disambut meriah masyarakat Arab Saudi bahkan pemerintah Arab Saudi menetapkan hari libur nasional untuk hari kemenangan bersejarah itu. 

Kekalahan Argentina yang dihuni banyak pemain bintang termasuk Lionel Messi jelas menjadi kejutan terbesar buat Arab Saudi yang menempati peringkat 51 dunia. 

Pengamat sepak bola nasional Sigit Nugroho mengatakan, momentum bersejarah itu sangat pantas dijadikan pelecut reformasi PSSI untuk melakukan pembenahan sepakbola Indonesia, terlebih untuk perubahan jangka panjang.

Kemenangan Arab Saudi atas Argentina juga disebut menjadi isyarat akan kebangkitan sepak bola Asia di Piala Dunia. Apalagi laju Argentina sebelum laga sedang mengkilap. Pasukan Lionel Scaloni belum terkalahkan dalam 36 pertandingan menjelang pertandingan. Ini kali pertama mereka kalah sejak Juli 2019.

“Reformasi PSSI memang muaranya kelak untuk prestasi timnas seperti Saudi Arabia sekarang, tapi itu untuk jangka panjang. Sekarang sudah membaik, tapi untuk bersaing di level dunia, saat ini apa boleh buat, harus pakai pemain naturalisasi karena mereka bermain bola dengan dasar yang benar,” kata Sigit Nugroho dalam keterangannya, Sabtu (26/11).

Menurut Sigit, reformasi PSSI dan sepakbola Indonesia adalah harga mati buat calon ketua umum PSSI yang baru, dan menghadirkan iklim sepakbola yang sehat. 

“Orientasi reformasi PSSI yang utama, membangun environment sepakbola yang sehat maka prestasi Timnas akan jalan beriringan,” ungkapnya

Berkaca pada Arab Saudi, maka reformasi sepak bola di Indonesia, terutama reformasi di tubuh PSSI menjadi keharusan. Agenda urgensi reformasi PSSI demi perbaikan sepak bola Indonesia. 

Pengamat sepakbola Budiarjo Thalib menyebut nama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai sosok yang pantas memimpin reformasi PSSI. 

“Saya pikir tidak masalah yah kalau Erick Thohir yang naik jadi Ketua Umum PSSI. Karena dia juga paham tentang sepak bola, apalagi Erick Thohir juga bukan orang baru di dunia sepak bola,” kata Budiarjo Thalib saat dihubungi, Sabtu (26/11).

Baca Juga: Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat, BRI Pasarkan SBN Ritel Pertama 2023 di CFD

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: