Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Teknologi Modular Diyakini Bisa Mempercepat Proyek Hunian Pekerja IKN

Teknologi Modular Diyakini Bisa Mempercepat Proyek Hunian Pekerja IKN Kredit Foto: Instagram/Wijaya Karya
Warta Ekonomi, Jakarta -

Teknologi bangunan modular dari BUMN karya seperti Wijaya Karya (WIKA) diyakini memiliki keunggulan dalam kecepatan dan mendukung kemudahan sehingga dapat mempercepat pembangunan hunian pekerja konstruksi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Teknologi ini cepat terus kemudian didesain dengan kondisi yang mendukung kemudahan dalam konteks tidak membutuhkan proses yang cukup panjang," ujar Pengamat infrastruktur dari Universitas Trisakti Yayat Supriatna, saat dihubungi di Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Teknologi modular dalam konteks yang memang didesain dengan sisi kepraktisan, sehingga metode pembangunannya tidak perlu seperti pembangunan bangunan-bangunan konvensional yang membutuhkan waktu lama.

Baca Juga: Permintaan Investasi ke Proyek IKN Nusantara Diklaim Lampaui Batas

"Dalam konteks rumah pekerja yang sekarang di desain oleh BUMN di IKN, memiliki satu konsep bangunan yang lebih efisien dari sisi teknis dan non teknisnya. Kalau untuk model yang sekarang dibangun ya secara praktis lebih cepat gitu dalam pembangunannya," kata Yayat.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan hunian pekerja konstruksi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dapat dijadikan kantor bersama.

"Selain untuk hunian, bisa juga untuk kantor bersama di situ. Tidak usah di tempat lain agar terkoordinir dengan rapi," kata Basuki.

Baca Juga: Jokowi Minta Masyarakat Tak Perlu Ragu dengan IKN Nusantara

Kementerian PUPR menargetkan pembangunan hunian pekerja konstruksi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara selesai pada tahun depan.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, pembangunan Hunian Pekerja Konstruksi berupa rumah susun (Rusun) senilai Rp567 miliar tersebut ditargetkan selesai awal 2023 sehingga mampu mendukung proses pembangunan di IKN.

Pembangunan Hunian Pekerja Konstruksi tersebut rencananya dilaksanakan selama 145 hari kalender. Pembangunan dimulai sejak 29 Agustus 2022 hingga 20 Januari 2023.

Baca Juga: Meriahkan Bulan Bahasa Bali V, Desa Dangin Puri Kangin Gelar Berbagai Lomba

Penulis: Annisa Nurfitriyani
Editor: Annisa Nurfitriyani

Advertisement

Bagikan Artikel: