Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jadi Duet ‘Moncer’, Ganjar Pranowo-Prabowo Subianto Bisa Menang Hanya dengan Satu Putaran

Jadi Duet ‘Moncer’, Ganjar Pranowo-Prabowo Subianto Bisa Menang Hanya dengan Satu Putaran Kredit Foto: Suara.com
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lembaga survei Charta Politika Indonesia mengeluarkan hasil sigi teranyar elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden potensial di Pilpres 2024. 

Hasil simulasi menunjukkan Ganjar Pranowo dominan jika dipasangkan dengan siapa pun, dan lebih ‘moncer’ lagi jika disandingkan dengan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan duet Ganjar-Prabowo bahkan berpotensi menang 1 putaran. 

Baca Juga: Tak Tergoyahkan, Charta Politika Indonesia Sebut Ganjar Pranowo ‘Nangkring’ di Puncak Elektabilitas

Hal ini dengan asumsi responden yang belum menjawab didistribusikan suaranya secara merata kepada tiga paslon tersebut.

"Masih ada (responden yang) tidak tahu dan tidak jawab 18,9%. Artinya kalau kita distribusi normal, angka ini menjadi sebuah angka 100% seperti dalam pemilu hari H, ada potensi pasangan Ganjar dan Prabowo bisa memenangkan satu putaran," kata Yunarto Wijaya dalam paparannya secara daring, Selasa (29/11/2022).

Simulasi pertama, Ganjar dipasangkan dengan Prabowo Subianto melawan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Puan Maharani-Andika Perkasa. 

Hasil survei menunjukkan duet Ganjar-Prabowo mendapat angka keterpilihan 43,4 persen, unggul dari Anies-AHY yang mendapat angka 33,7 persen, dan Puan-Andika dengan 3,9 persen. 

Baca Juga: Pendukung Anies Sebut Ganjar Capres Pro LGBT Gegara Bawa Ulos Warna-warni, Ferdinand Naik Pitam: Minta Maaf pada Suku Batak!

Survei dilaksanakan pada 4-12 November 2022 melibatkan 1.220 responden. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan metode multistage random sampling, dan margin of error plus minus 2,83 persen.

"Kita simulasikan juga agak berbeda, bagaimana kalau Ganjar Pranowo dipasangkan dengan Prabowo Subianto? Ternyata didapatkan angka yang sangat tinggi yaitu 43,4 persen," kata Yunarto.

Simulasi berikutnya, Ganjar dipasangkan dengan Airlangga Hartarto melawan Anies Baswedan-AHY dan Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar (Cak Imin). 

Hasilnya, elektabilitas duet Ganjar-Airlangga unggul dengan 25,9 persen, Anies-AHY 29,1 persen sementara Prabowo-Cak Imin 25,9 persen.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Sabrina Mulia Rhamadanty

Advertisement

Bagikan Artikel: