Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mulai 'Tak Didengar' Anak Bangsa, Pengamat: Capres Jangan Senang Di-Endorse Jokowi!

Mulai 'Tak Didengar' Anak Bangsa, Pengamat: Capres Jangan Senang Di-Endorse Jokowi! Kredit Foto: Twitter/Joko Widodo
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terkesan melakukan endorse terhadap beberapa nama calon presiden (capres) ditanggapi pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga.

Dia menilai 'dukungan' itu terkesan seperti barang yang diobral. Menurut Jamiluddin, nama seperti barang yang diobral, kesannya nilai jualnya sudah menurun.

Baca Juga: Perjalanan Capres-Cawapres Presiden dari PDIP Masih ‘Ruwet’, Pengamat Sebut Alasannya

"Barang yang diobral itu ingin dijual cepat untuk mengurangi beban gudang dengan harga diskon besar-besaran," kata Jamiluddin di Jakarta, Senin (5/12).

Menurutnya, ibarat barang yang diobral itu serupa dengan sosok yang di-endorse oleh Jokowi seperti capres Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan lainnya, terkesan sudah tidak ada lagi gregetnya.

"Masyarakat terkesan sudah tidak peduli siapa yang di-endorse Jokowi," tambahnya.

Apalagi, mengacu data hasil survei Litbang Kompas, disebutkan hanya 15 persen yang akan mengikuti anjuran Jokowi dalam menentukan presiden selanjutnya. Jadi, hanya sedikit anak bangsa yang masih percaya atas ajakan Jokowi.

"Artinya, Jokowi sudah tidak dinilai dan kredibel lagi oleh sebagian besar anak bangsa," ucapnya.

Baca Juga: Loyalis Anies Sindir Telak PSI Soal Politik Dinasti: Partai Sontoloyo Indonesia

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan GenPI.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

WE Academy

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Aspek Hukum Perkreditan & Administrasi Kredit

Lihat Semua