Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Senator AS Pertanyakan Regulator Federal terkait Hubungan Bank dengan Perusahaan Kripto

Senator AS Pertanyakan Regulator Federal terkait Hubungan Bank dengan Perusahaan Kripto Kredit Foto: Indodax
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dua senator Amerika Serikat, Elizabeth Warren bersama dengan Tina Smith mempertanyakan hubungan antara perusahaan kripto dengan bank dalam sebuah surat tertanggal 7 Desember lalu yang ditujukan kepada Ketua Federal Reserve Jerome Powell, pejabat Pengawas Mata Uang Michael Hsu, dan pejabat ketua Federal Deposit Insurance Corporation Martin Gruenberg selaku para regulator federal.

Dilansir dari Cointelegraph pada Jumat (9/12/2022), Warren dan Smith mengklaim bahwa antara industri kripto dengan lembaga keuangan tradisional tidak memiliki integrasi yang begitu  mendalam. Mereka mengatakan, "sementara sistem perbankan sejauh ini relatif tidak terpengaruh oleh kehancuran kripto terbaru, keruntuhan FTX menunjukkan bahwa kripto mungkin lebih terintegrasi ke dalam sistem perbankan daripada yang disadari oleh regulator.

Oleh karenanya dalam hal ini, kedua senator meminta kepala regulator keuangan federal untuk dapat mengatasi terkait dengan hubungan antara industri perbankan dan perusahaan kripto pascakeruntuhan FTX.

Baca Juga: Bank of Rusia Larang Penambang Kripto untuk Jual Koin ke Penduduk Lokal

Tidak hanya itu, mereka juga meminta regulator untuk memberikan informais terkait dengan rencana peninjauan hubungan antara perusahaan kripto dengan bank serta daftar bank yang diatur oleh agensi yang saat ini terlibat dalam aktivitas terkait kripto.

Pasar berkemungkinan terpengaruh oleh skandal perusahaan kripto, di mana dapat menyebabkan pengaruh buruk apalabila tidak ada pengawasan yang benar dari regulator. Terkait ini, Warren beserta Smith telah turut menyoroti pada sebuah laporan yang menunjukkan hubungan antara FTX dan Moonstone Bank berbasis di Washington serta penerbit stablecoin Theter dan Deltec Bank berbasis di Bahama dengan absennya pengawasan dari regulator federal.

Baca Juga: Bank Mandiri Bidik Penyaluran Kredit Tumbuh Hingga 12% pada 2023

Penulis: Tri Nurdianti
Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: