Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tewaskan 135 Orang, Menko Polhukam Mahfud MD Sebut Tragedi Kanjuruhan Bukan Pelanggaran HAM Berat

Tewaskan 135 Orang, Menko Polhukam Mahfud MD Sebut Tragedi Kanjuruhan Bukan Pelanggaran HAM Berat Kredit Foto: Antara/Nova Wahyudi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hampir tiga bulan berlalu sejak tragedi Kanjuruhan di Malang yang menewaskan 135 orang dan melukai ratusan orang lain. 

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) tiba-tiba mengemukakan sebuah pernyataan yang mengundang tanda tanya. 

Mahfud MD melalui unggahan twitter miliknya, @mohmahfudmd pada Rabu (28/12/2022) kembali menegaskan kepada masyarakat bahwa tragedi Kanjuruhan, bukan sebuah pelanggaran HAM berat.

Baca Juga: Mendagri Tito dan Mahfud MD Berkolaborasi, Serahkan Dokumen Kependudukan dan KTP Sehari Jadi

Ini dikatakan Mahfud, berdasarkan penyelidikan Komnas HAM tragedi Kanjuruhan bukan pelanggaran HAM berat.

"Menurut hukum yang bisa menetapkan adanya pelanggaran HAM Berat atau tidak itu hanya Komnas HAM," tegas Mahfud.

Lebih lanjut Mahfud katakan, banyak yang tidak bisa membedakan antara pelanggaran HAM berat dan tindak pidana atau kejahatan.

"Pembunuhan atas ratusan orang secara sadis oleh penjarah itu bukan pelanggaran HAM Berat tapi kejahatan berat," bebernya.

Baca Juga: Indeks Kebebasan Pers Meningkat di Tahun 2022, Mahfud MD Akui Peran Penting Pers dalam Bernegara

Tapi, tambah Mahfud. Tindak pidana yang hanya menewaskan beberapa orang bisa menjadi pelanggaran HAM Berat.

Baca Juga: Haru Koesmahargyo, Bankir Kawakan yang Didapuk Jadi Wadirut IFG

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Berita terkini dari Warta Ekonomi bisa kamu dapatkan di Google News.

Editor: Sabrina Mulia Rhamadanty

Bagikan Artikel: