Kredit Foto: Instagram/Gibran Rakabuming Raka
"Saya juga meminta maaf kepada semua yang terciprat menjadi tidak enak atau menjadi menderita, menjadi apa pun, oleh ucapan saya," ucapnya.
Tokoh kelahiran Jombang, Jawa Timur, itu mengaku kesambet karena mengucapkan hal yang seharusnya tidak dia ucapkan.
"Saya itu barusan disidang sama keluarga. Dihajar, disalah-salahke, digoblok-goblokke (disalah-salahkan, dibodoh-bodohkan)," ungkapnya.
Nama Cak Nun sebelumnya menjadi trending di Twitter karena pernyataannya di kajian Maiyah yang sempat menyebut Jokowi seperti Firaun.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Puri Mei Setyaningrum