Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dulu SBY Cawapresnya Tiang Listrik Tetap Akan Menang, Sekarang Nggak Berlaku Buat Anies Baswedan, Demokrat Bakal Kasih Jalan?

Dulu SBY Cawapresnya Tiang Listrik Tetap Akan Menang, Sekarang Nggak Berlaku Buat Anies Baswedan, Demokrat Bakal Kasih Jalan? Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Refly juga menyoroti soal ucapan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mengaku ada pihak yang ingin Koalisi Perubahan gagal terbentuk.

Menurut Refly, adanya pihak yang tak ingin koalisi pengusung Anies Baswedan tak terbentuk adalah yang tak bisa dinafikan.

“Sudah pasti, yang tidak ingin koalisi perubahan terwujud itu salah satunya pihak istana,” ujar Refly.

Baca Juga: 'Apakah Anda Berpikir SBY dan Demokrat Mati-matian Perjuangkan Anies Baswedan?' Refly Harun: No, Mereka Mati-matian untuk AHY!

Menurut Refly, sosok Anies Baswedan adalah alasan kubu yang bersebrangan salah satunya istana mengusahakan agar bakal koalisi yang diisi oleh NasDem-PKS-Demokrat batal terbentuk.

Sebagaimana diketahui, Anies adalah kandidat capres terkuat di luar lingkar kekuasaan Jokowi yang “mengganggu” dominasi kandidat yang saat ini berada di barisan pemerintah.

“Karena koalisi perubahan itu koalisi yang ingin mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden. Jadi tentu saja mereka tidak ingin koalisi perubahan terwujud,” jelasnya.

Baca Juga: Telak! Jokowi 'Dihajar' Habis-habisan oleh Megawati saat Pidato HUT PDIP, Rocky Gerung Soroti Wajah Jokowi: Saya Lihat Dia Menunggu...

Sebelumnya, AHY mengklaim ada pihak yang tidak ingin agar koalisi yang diisi oleh NasDem-PKS-Demokrat terbentuk untuk Pemilu 2024.

“Mereka berupaya agar Koalisi Perubahan ini tidak terjadi. Demokrat per hari ini tetap berupaya dan berharap Koalisi Perubahan ini bisa terjadi," tegas AHY dalam keterangan tertulis, Senin (23/1/23).

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Bayu Muhardianto
Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: