Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Indonesia Miliki Komitmen Keberlanjutan dalam Produksi Minyak Sawit

Indonesia Miliki Komitmen Keberlanjutan dalam Produksi Minyak Sawit Kredit Foto: Antara/Irwansyah Putra
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indonesia merupakan produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia yang secara signifikan berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan minyak nabati pasar global. Seiring dengan hal ini, kesadaran akan pentingnya keberlanjutan produksi minyak sawit juga makin meningkat di seluruh dunia.

Dalam menjaga keberlanjutan produksi minyak sawit tersebut, Indonesia juga memiliki komitmen keberlanjutan yang tercermin dalam penerapan sistem sertifikasi ISPO dan RSPO.

Baca Juga: Pemerintah Dukung Perkebunan Sawit dan PKS Terapkan SKKNI

"Luas areal perkebunan dan volume produksi minyak sawit Indonesia yang tersertifikasi ISPO dan RSPO mengalami peningkatan setiap tahunnya. Indonesia menjadi produsen terbesar untuk minyak sawit yang bersertifikat RSPO dengan pangsa sekitar 56% dari produksi global," catat PASPI Monitor.

Berdasarkan data ISPO yang dirangkum PASPI, sejak sertifikasi ISPO diberlakukan pada tahun 2011, volume produksi minyak sawit yang telah tersertifikasi ISPO meningkat dari 4,7 juta ton (2015) menjadi sekitar 13 juta ton (2020). Dalam kurun waktu 5 tahun, volume produksi minyak sawit yang telah tersertifikasi ISPO meningkat sekitar 2,7 kali lipat.

Tidak hanya itu, dalam sumber yang sama juga disebutkan, kebun sawit yang telah tersertifikasi ISPO juga mengalami peningkatan, yakni dari 1,16 juta hektare menjadi 5,45 juta hektare pada periode yang sama.

"Sekitar 16,4 juta hektare perkebunan sawit nasional atau sekitar 33% kebun sawit telah tersertifikasi ISPO. Sekitar 45 juta ton produksi minyak sawit Indonesia tahun 2020, baru 28% minyak sawit yang diproduksi telah tersertifikasi ISPO," catat PASPI Monitor. 

Sementara itu, jika mengacu pada perkembangan sertifikasi RSPO, dari jumlah minyak sawit dunia yang telah tersertifikasi RSPO, sekitar 56% merupakan minyak sawit yang diproduksi berasal dari Indonesia. Luas kebun sawit Indonesia yang telah tersertifikasi RSPO juga mengalami peningkatan menjadi sekitar 1,6 juta hektare pada tahun 2019. Volume produksi minyak sawit (CPO+PKO) yang telah tersertifikasi RSPO (CSPO+CSPK) telah mencapai 10,3 juta ton.

Baca Juga: TKD Prabowo-Gibran Kalem meski Unggul di Bali, De Gadjah: Biar Ngga Ada Ricuh

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ellisa Agri Elfadina
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: