Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dukung Anies Baswedan, Relawannya Ingin Pemimpin Yang Bisa Akomodir Kepentingan Minoritas

Dukung Anies Baswedan, Relawannya Ingin Pemimpin Yang Bisa Akomodir Kepentingan Minoritas Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

Seorang simpatisan dan relawan Anies Baswedan yang berasal dari kalangan etnis Tionghoa yang beragama Katolik, Yulia Mareta dalam video berjudul Orang Tionghoa Kok Dukung Anies Baswedan??? yang diunggah oleh akun YouTube Laman TV setuju menyebut Anies Baswedan sebagai Bapak Toleran Bangsa karena telah memberikan dukungannya pada kaum minoritas terutama dalam perkara keagamaan.

Menanyakan terkait dengan dukungan terhadap Anies Baswedan, pemandu acara Laman TV Indra Charismiadji seperti dikutip dari video pada Minggu (12/3/2023) menanyakan, "saya itu melihatnya begini Miss, di masyarakat itu terutama yang Kristen, yang Katolik, yang etnisnya Tionghoa, itu ada kebencian dengan Pak Anies, itu berawal dari kekalahan Pak Ahok di Pilgub 2017, akhirnya apa aja yang dilakukan Pak Anies salah. Itu Miss Reta sendiri melihatnya bagaimana?"

Baca Juga: Grace Natalie Salahkan Anies Baswedan Banyak Korban di Kebakaran Pertamina Pelumpang, Tuding IMB Jadi Kontrak Politik!

Menjawab pertanyaan tersebut, Yulia mengatakan bahwa dukungan baik terhadap Anies Baswedan maupun kepada oposisi merupakan suatu pilihan.

"Ya itu kan pilihan mereka ya, mungkin karena dengan cara-cara yang, sepertinya kok persekusinya terlalu besar dan seperti merasa tidak adil, jadi mungkin pendukung yang 'fanatik' itu mungkin merasa, mungkin karena mereka menggunakan perasaan dan lain sebagainya, jadi mereka merasa sedikit ada dendam, saya kurang paham ya karena saya juga tidak mau ambil pusing dengan sikap mereka karena itu pilihan mereka."

Mengaku telah terjun di politik sejak tahun 2017, Yulia mengatakan bahwa dirinya memahami kondisi politik itu penuh dinamika, yang tidak ada kawan atau lawan yang abadi, hanya ada kepentingan.

Yulia menyebut apa yang telah terjadi kepada Ahok adalah karena Ahok tidak dapat mengakomodir kepentingan seperti yang dilakukan oleh Anies sehingga menyebabkan adanya kesenjangan dan ketidaksukaan terhadap diri Ahok karena masyarakat merasa kepentingannya dipersekusi dengan cara yang sadis. Bahkan terhadap kekalahan Ahok, Yulia juga mengakui dirinya sempat merasa kecewa karena banyak halangan yang terjadi, namun hal tersebut tidak membuatnya memiliki dendam apa pun.

Adapun Yulia turut memberikan pesan-pesannya terhadap sesama rekan kaum minoritas khususnya bagi sesama etnis Tionghoa maupun yang bergama minoritas di Indonesia seperti Kristen atau Katolik untuk memberikan dukungan sesuai dengan hati nurani kepada pihak yang dapat mengakomodir semua kepentingan pada Pemilu Presiden RI tahun 2024 mendatang.

"Yang pasti pilih sesuai dengan hati nurani, rekam jejak yang jelas, seperti halnya Pak Anies juga sudah menjalankan Kebhinekaan dan jujur saja saya berasa titipan-titipan politik agama minoritas itu sudah ada di Pak Anies, yaitu dengan nyaman beribadah juga dengan bisa membangun rumah ibadah. Itu aja buat kita, beribadah dengan aman, nyaman, ekonomi juga berjalan lancar," ujar Yulia.

"Jadi buat teman-teman yang beragama Tionghoa, khususnya yang memang lebih banyak bekerja secara profesional, yang kita harapkan hanya ingin berjalan lancar, aman, tanpa adanya persekusi, tanpa adanya kerusuhan gitu ya, dan tetap menjalankan Kebhinekaan, persatuan gitu. Jadi buat teman-teman Tionghoa di luar sana bisa saling bekerja sama mendukung orang yang bisa mendukung kita, khususnya kaum minoritas, yang sudah dibuktikan oleh Pak Anies Baswedan pada saat menjadi Gubernur Jakarta," pungkas Yulia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Tri Nurdianti
Editor: Fajria Anindya Utami

Advertisement

Bagikan Artikel: