Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Serah Terima Buku, KBM JAYA dan Kompas Gramedia Kawal Frans Seda Jadi Pahlawan

Serah Terima Buku, KBM JAYA dan Kompas Gramedia Kawal Frans Seda Jadi Pahlawan Kredit Foto: Keluarga Besar Maumere Jakarta Raya (KBM JAYA)

Selain Kompas Gramedia, Petrus juga berharap semua pihak ikut mendukung upaya tersebut. Apalagi, Frans Seda merupakan sosok yang banyak berkontribusi bagi Indonesia.

Sementara Glory Rosari Oyong, Corporate Communication Director Kompas Gramedia, menjelaskan Kompas Gramedia sangat mendukung upaya untuk menetapkan Frans Seda sebagai pahlawan nasional. Selain karya yang begitu besar, Frans Seda juga merupakan salah satu sosok pendiri Kompas Gramedia. 

Baca Juga: Soal Gelar Pahlawan Nasional untuk Inggit Garnasih, Ridwan Kamil Angkat Bicara

Ery Seda memberikan apresiasi atas langkah KBM JAYA dan inisiatif Kompas Gramedia. Dia berharap apa yang dilakukan KBM JAYA dan Kompas Gramedia ini memperkuat usulan yang sudah disampaikan ke Kementerian Sosial. 

"Usulan ini pernah disampaikan oleh Pemprov NTT pada tahun 2012 lalu. Semoga kali ini bisa lebih memperkuat berbagai persyaratan yang diminta. Saya juga sudah menerima laporan dari tim pengusul bersama Pemprov NTT sudah menyerahkan semua dokumen pada Senin (27/3/2023) lalu," ujar Ery yang juga dosen Universitas Indonesia (UI) ini.

Sementara itu, Capt. Marcellus Hakeng, sebagai Ketua Panitia yang juga salah satu tokoh muda di NTT, memberikan penekanan khusus perihal legacy yang diberikan KBM JAYA bagi anak-anak muda yang belum mengenal dan belum pernah berinteraksi langsung dengan sosok Frans Seda. 

Baca Juga: Jabar Usulkan Lagi Inggit Garnasih Jadi Pahlawan Nasional

"Semoga dengan kehadiran buku ini bisa menambah wawasan dan cakrawala tentang siapa Frans Seda, dan kenapa kita Bangsa Indonesia harus menjadikan Frans Seda sebagai Pahlawan Nasional," tegas Capt. Marcellus Hakeng.

"Dokumen usulan nama Frans Seda sebagai pahlawan nasional sendiri telah sampai ke Kemensos. Dokumen ini berupa 5 buku yang dicetak masing-masing 17 eksemplar. Seluruhnya dibawa oleh perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi NTT dan Dinsos Kabupaten Sikka," pungkasnya. 

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ayu Almas

Advertisement

Berita Terkait