Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mengenal Bluesky, Sosmed Terdesentralisasi Buatan Jack Dorsey yang Blak-Blakan Ingin Saingi Twitter dan Elon Musk

Mengenal Bluesky, Sosmed Terdesentralisasi Buatan Jack Dorsey yang Blak-Blakan Ingin Saingi Twitter dan Elon Musk Kredit Foto: Reuters/Chris Wattie
Warta Ekonomi, Jakarta -

Twitter yang hari ini Elon Musk menghadapi persaingan baru dari saingannya bernama Bluesky. Ini adalah aplikasi komunikasi terdesentralisasi yang didukung oleh salah satu pendiri Twitter dan dua kali mantan CEO, Jack Dorsey.

Perombakan Twitter telah memicu minat baru pada jejaring sosial terdesentralisasi. Tidak seperti Twitter di bawah Musk, atau Facebook di bawah CEO Mark Zuckerberg, platform media sosial terdesentralisasi tidak memiliki pemilik atau pemimpin tunggal dan tidak terikat pada kepentingan komersial atau keuangan.

Mengutip CNBC International di Jakarta, Jum'at (12/5/23) advokat mengatakan bahwa proyek terdesentralisasi cenderung mengumpulkan dan menjual data pengguna dan kurang rentan terhadap penyensoran.

Baca Juga: Perang Dingin Dimulai, Jack Dorsey Rangkul Remaja yang Tracking Jet Pribadi Elon Musk

Popularitas Bluesky meledak selama beberapa bulan terakhir, menurut data yang diberikan kepada CNBC oleh firma intelijen pasar Sensor Tower, meskipun masih tertinggal jauh dari Twitter dalam total volume unduhan.

Aplikasi perpesanan sosial memiliki 628.000 unduhan seluler pada bulan April, mewakili kenaikan 606% dari bulan Maret ketika tersedia di Android selain iOS. Sementara itu, Twitter memiliki 14,9 juta unduhan aplikasi di bulan April, meningkat 2% dari 14,6 juta unduhan yang terkumpul di bulan Maret.

Jumlah unduhan aplikasi seluler Twitter sebenarnya turun 18% pada Februari menjadi 14,05 juta dari 17,2 juta pada Januari. Bluesky secara resmi memulai debutnya di iOS pada bulan Februari, dan menghasilkan 11.000 unduhan pada bulan itu.

Bluesky tampaknya mendapatkan lebih banyak perhatian daripada aplikasi perpesanan Mastodon yang terdesentralisasi, yang sempat menarik banyak minat pada bulan November sebagai alternatif yang memungkinkan untuk Twitter. Pada bulan April, misalnya, Mastodon hanya memiliki 90.000 unduhan, menurut data Sensor Tower.

Bluesky saat ini hanya untuk undangan. Aplikasi itu menggarisbawahi bagaimana Dorsey sekarang aktif mencari untuk mengganggu apa yang dia bantu ciptakan. Dorsey, yang tetap menjadi CEO platform pembayaran Block  akan berhadapan langsung dengan Musk dengan dua alternatif Twitter.

Bluesky awalnya diinkubasi di Twitter pada tahun 2019 ketika Dorsey masih menjadi CEO. Aplikasi ini berjalan pada teknologi jaringan terdesentralisasi yang disebut Protokol AT. Secara teori, protokol tersebut dapat mendukung aplikasi sosial di masa depan, memungkinkan orang mempertahankan identitas mereka di berbagai aplikasi.

Banyak dari tim kepemimpinan senior Block menggunakan platform ini, seperti halnya Senator Cynthia Lummis, R-Wyo yang ramah bitcoin.

Proyek sosial terdesentralisasi lainnya mendapat lebih banyak perhatian termasuk Mastodon, serta Lens dan Farcaster, yang keduanya merupakan pengganti Twitter yang dibangun di atas blockchain.

Banyak dari platform ini tidak memiliki algoritme untuk merekomendasikan konten tertentu. Mereka tidak menjual iklan, dan tidak mengumpulkan dan menjual data pengguna, yang merupakan cara klasik jejaring sosial menghasilkan uang.

Saat ini, platform media sosial didukung oleh iklan, yang berarti mereka menghasilkan uang dengan mempertahankan pengguna selama mungkin. Platform terdesentralisasi tidak memiliki insentif seperti itu, dan dapat memberi orang yang mencari nafkah di platform ini kemampuan untuk memengaruhi aturan yang mengatur mereka dan bagaimana konten mereka didistribusikan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Advertisement

Bagikan Artikel: