Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tandai Tonggak Penting Ekspansi DCI Platform, DCI Indonesia dan Salim Group Selesaikan Pembangunan Pusat Data E1

Tandai Tonggak Penting Ekspansi DCI Platform, DCI Indonesia dan Salim Group Selesaikan Pembangunan Pusat Data E1 Kredit Foto: DCI Indonesia
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT DCI Indonesia Tbk (DCI), penyedia layanan infrastruktur pusat data (colocation) dan PT Datacenter Indonesia Sukses Perkasa (DISP) yang merupakan anggota kemitraan DCI Platform terbaru ini telah berhasil menyelesaikan konstruksi gedung pusat data, yang merupakan wujud nyata komitmen dan kolaborasi antara DCI Indonesia dan Salim Group dalam menyediakan layanan edge data center bagi para pelaku industri guna mendukung pertumbuhan digital ekonomi di Indonesia. 

Pusat Data E1 merupakan bagian dari DCI Platform yang memiliki kapasitas daya sebesar 18 MW dan dilengkapi sekitar 4.000 rak dalam struktur berlantai 11 dan luas gedung 30.000 meter persegi. E1 juga akan menjadi  data center Tier-IV pertama di pusat kota Jakarta yang akan segera beroperasi di akhir tahun 2023.

Penyelesaian tersebut ditandai dengan acara topping off Fasilitas Pusat Data Tepi atau edge data center E1 mliik PT DISP, yang berlokasi di Ariobimo Sentral, Jakarta Selatan. DISP merupakan anggota kemitraan DCI Platform terbaru PT DCI Indonesia, Tbk.

"Kami sangat bangga dapat terus memperluas DCI Platform melalui penyelesaian pembangunan data center E1'' ujar J.C Gani, Senior Advisor, PT. DCI Indonesia Tbk, di Jakarta, Selasa (30/5/2023).  

Lebih lanjut Gani mengungkapkan bila data center E1 merupakan data center yang memiliki klasifikasi tertinggi, yaitu Tier IV, pertama di pusat kota Jakarta. "E1 akan menyediakan fasilitas infrastruktur yang handal, aman dan dengan latency yang rendah untuk memenuhi kebutuhan digitalisasi yang terus berkembang dari para klien kami," tambahnya.

Baca Juga: Startup Mimin Umumkan Pendanaan Tahap Awal dari Anak Usaha Salim Group

Pusat data E1 memiliki rute fiber ganda dan beragam yang menjamin konektivitas yang handal dan redundant. Selain itu, lokasinya yang strategis dekat dengan IIX (Cyber 1) dan Open-IX (IDC Duren Tiga) sehingga memungkinkan interkoneksi yang cepat, efisien dan meningkatkan kinerja jaringan.

Di era perkembangan digital saat ini, para pelaku industri memanfaatkan layanan cloud, IoT, Artificial Intelligence, dan teknologi yang baru berkembang untuk dapat terus bersaing di pasar. Untuk itu, kehadiran data center E1 dapat memenuhi permintaan infrastruktur data center yang dekat dengan pengguna. Pelaku industri akan merasakan manfaat yang sangat besar dari sisi kebutuhan penyimpanan, pemrosesan dengan kualitas operasional yang handal dan pertukaran data dengan latensi rendah dan performa tinggi.

Baca Juga: Berkat Dukungan Ekosistem Salim Group, Bank Ina Optimis Sepanjang 2023 Transaksi Valas Bakal Capai US$500 juta

Salim Group Representative,  Reginald Hamdani mengungkapkan bila pembangunan gedung data center ini merupakan realisasi kerjasama kedua yang berhasil dijalankan oleh DCI dan Salim Group dalam meningkatkan digitalisasi di Indonesia dengan hadir  lebih dekat dengan penggunanya. 

“Dengan adanya data center di pusat kota diharapkan bisa menyediakan layanan yang lebih memadai dari sisi low latency dan konektivitasnya,” ucap Reginald. 

Dengan beroperasinya E1 di akhir tahun, DCI Platform mempunyai 2 hyperscale data center dan 1 edge data center, dengan kapasitas total potensi kapasitas daya maksimum yang dapat mencapai 918 MW. Konstruksi E1 sampai dengan tahap topping off yang memakan waktu kurang lebih 5 bulan menunjukkan kapabilitas kolaborasi yang berhasil mempercepat ekspansi DCI Platform sebagai bagian dari komitmen DCI dalam memperluas skalabilitas layanan infrastruktur data center dengan operasional terbaik melalui pembangunan data center lainnya di waktu yang mendatang, termasuk di pusat kota.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: