Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Gak Semuanya Buruk, Lewat Sosial Media Ternyata Juga Bisa Membantu Sesama

Gak Semuanya Buruk, Lewat Sosial Media Ternyata Juga Bisa Membantu Sesama Kredit Foto: Unsplash/dlxmedia.hu
Warta Ekonomi, Jakarta -

*Ghania Harsono, Seleb TikTok Bantu Sesama Lewat Life Hacks*

Pernah nggak sih menyapa seseorang, tetapi orangnya lupa sama kita? Atau bingung caranya menghadapi teman yang suka merendah untuk meroket?

Masalah kehidupan sehari-hari seperti itulah yang dijawab Ghania Harsono lewat konten-kontennya di media sosial sejak 2020 lalu.

Influencer dengan 1,1 juta pengikut di TikTok @niaghan dan 165ribu followers Instagram @niaghania ini aktif berbagi life hacks atau life tipsself development hingga psychological hacks.

"Berawal dari kepedulian terhadap isu-isu yang ada di sekitar. Contohnya saat melihat teman yang kurang percaya diri, hatiku tergerak untuk mulai berbagi tips ringan dan bermanfaat dalam video singkat," ungkapnya Ghania. 

Perempuan kelahiran Jakarta, 7 Januari 1996 ini sebenarnya sudah mulai ngonten sejak 2014 silam, saat masih kuliah Akuntansi di Universitas Parahyangan, Bandung. Namun, kala itu fokusnya di fashion lewat foto-foto OOTD dan review cafe. 

Sempat bekerja sebagai auditor dan akuntan di dua perusahaan besar selepas lulus kuliah, Ghania akhirnya memutuskan menjadi full time content creator pada akhir 2020.

"Tantangannya membuat konten yang diplomatis, tidak menyinggung pihak manapun. Kemudian kesulitan lain yaitu mencari ide konten," tutur penyuka diving dan traveling ini.

Bagi Ghania, ide konten life tips dan self development bisa datang dari mana saja. Dari pengalaman pribadi, curhatan teman-teman ataupun hasil observasi lingkungan sekitar.

"Nggak sedikit juga terinspirasi dari buku atau tontonan yang dikonsumsi terkait self development," terang perempuan yang hobi membaca buku ini.

Terkait proses syuting, Ghania biasanya menghabiskan waktu 1-2 jam saja untuk membuat sebuah konten. "1-2 jam untuk satu konten, sudah termasuk proses syuting dan editing," ujarnya.

Ghania menjalani semua prosesnya dengan senang hati. Apalagi, saat tahu hasilnya disukai dan bermanfaat untuk netizen. Tak jarang dia menerima pesan berisikan ucapan terima kasih dari para netizen.

"Paling menyenangkan itu ketika dapat DM yang berterima kasih untuk konten yang saya buat, membaca kolom komentar yang bilang bahwa konten ini bermanfaat. Menjadi bermanfaat bagi orang lain adalah kepuasan paling tinggi untuk saya, fullfilled,” kata Ghania.

Ghania tak menyangka kalau lewat media sosial dia bisa membantu banyak orang, bahkan mengubah hidup mereka menjadi lebih baik.

"Ada beberapa followers yang DM berterima kasih untuk konten terkait tips komunikasi dengan pasangan. Mereka sharebahwa teknik komunikasi yang dijalankan selama ini kurang tepat sehingga menimbulkan konflik. Setelah menonton video saya, jadi tahu cara berkomunikasi yang lebih baik," ungkap Ghania.

Tak heran kalau Ghania pun kini kerap diminta menjadi pembicara di kampus-kampus ternama dan perusahaan-perusahaan besar. Total sudah lebih dari 50 seminar dan talkshow.

Salah satunya menjadi narasumber TedTALK berjudul "What If I Fail?" pada 2021 lalu.

Ke depan, Ghania ingin terus berbagi tips terkait kehidupan sehari-hari dan self development kepada masyarakat di Tanah Air. 

"Harapannya bisa bermanfaat untuk orang lain, baik bermanfaat dalam menghibur maupun mengubah sudut pandang dalam melihat dan menjalankan sesuatu. Misalnya menjadi lebih percaya diri, meningkatkan kemampuan sosial dan komunikasi," pungkasnya.

Baca Juga: Industri Perkebunan Berpegang Teguh Pada Konsep Bisnis Berkelanjutan

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitriyani

Advertisement

Bagikan Artikel: