Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Menerka Calon Baru Mitra Koalisi Indonesia Maju, Partai Demokrat?

Menerka Calon Baru Mitra Koalisi Indonesia Maju, Partai Demokrat? Kredit Foto: Andi Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menyebut ada satu partai politik yang akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dalam pengusungan Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.

"Kita tunggu, ada satu partai lagi dulu," kata Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Kamis (14/9/2023) malam.

Meski begitu, Airlangga tak menyinggung nama partai yang akan bergabung dalam koalisinya. Dia hanya menyebut ciri umum, yakni partai politik yang memiliki warna serupa dengan mitra koalisi yang ada.

Baca Juga: PPP: Kalau Demokrat Mau Gabung Koalisi Pendukung Ganjar, Ada Syaratnya...

"Ciri-cirinya warnanya (partai politik) sudah ada di koalisi ini," jelasnya.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menyebut bahwa partai politik yang akan bergabung dalam KIM mudah ditebak. Meskipun begitu, dia tak menyebut nama partai politik tersebut.

"Nanti ditunggu kabar baiknya," kata Viva saat dikonfirmasi, Jumat (15/9/2023).

Kendati demikian, dia menyinggung nama Partai Demokrat yang saat ini berstatus tanpa koalisi dalam pengusungan pasangan capres-cawapres. Adapun Partai Demokrat resmi menarik dukungan kepada Anies Baswedan dan keluar dari Koalisi Perubahan.

Viva mengaku, KIM berharap Partai Demokrat bisa ikut bergabung dalam pengusungan Prabowo Subianto. Dia juga menyebut KIM akan bergembira jika partai itu turut memperkuat pengusungan Prabowo Subianto.

Menurutnya, KIM memiliki platform yang serupa dengan visi Partai Demokrat. Pasalnya, Partai Demokrat pernah berjalan bersama di Pilpres 2019 bersama PAN dan Partai Gerindra.

"Alasannya, pertama, dari sisi platform partai relatif tidak berbeda, sehingga akan memudahkan dalam menyinergikan kekuatan bersama. Apalagi PD, PAN, dan Gerindra di Pilpres sebelumnya pernah dalam satu perjuangan di koalisi," katanya.

Lebih lanjut, dia pun menyebut bergabungnya Partai Demokrat dalam KIM mampu memperluas basis konstituen di Pilpres nanti. Bergabungnya partai itu memperbesar kemenangan di gelanggang politik nanti.

"Kedua, akan memperluas basis dukungan Pak Prabowo karena masing-masing memiliki basis konstituen sendiri, sehingga jika bergabung akan menambah kekuatan dan memperbesar suara di Pilpres," tandasnya.

Baca Juga: Mulai Dekati Sejumlah Tokoh, Prabowo Subianto Bentuk Tim Pemenangan Koalisi Indonesia Maju

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Andi Hidayat
Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: