Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ahmad Sahroni: Jelang 2024, Kejagung Harus Kuat Iman Tak Jadi Alat Politik!

Ahmad Sahroni: Jelang 2024, Kejagung Harus Kuat Iman Tak Jadi Alat Politik! Kredit Foto: Instagram/Ahmad Sahroni
Warta Ekonomi, Jakarta -

Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan Kejaksaan tidak boleh menjadi alat politik dan harus independen serta profesional dalam penegakan hukum di tengah tahun politik Pemilu 2024. Hal ini disampaikan ST Burhanuddin setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa bidang di Kejaksaan Agung. Menurutnya, di tengah hiruk pikuk proses demokratis dan perpolitikan tanah air, para penegak hukum harus tetap bekerja. 

Dalam hal ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni pun memiliki pandangan yang serupa dengan Jaksa Agung. Politikus NasDem ini melihat, dengan adanya eskalasi dinamika politik menjelang 2024, seluruh jajaran Kejaksaan diharapkan dapat tetap netral dan profesional.

“Menjelang 2024 ini, sudah dipastikan tensi politik akan meningkat. Namun, hal tersebut sama sekali tidak boleh memengaruhi kinerja Kejaksaan. Terutama di level Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri, yang benar-benar langsung bersinggungan dengan dinamika di lapangan. Kejagung harus kuat iman tak jadi alat politik,” ujar Sahroni dalam keterangan (19/9).

Karena menurut Sahroni, pasti akan ada saja oknum-oknum yang berusaha mendekati jajaran Kejaksaan di berbagai tingkatan. Oleh karena itu, dirinya meminta seluruh jajaran tetap berpaku pada arahan dari Jaksa Agung. Sebab dirinya melihat, Jaksa Agung tidak akan ‘lembek’ jika mendapati oknum yang terlibat dalam persekongkolan-persekongkolan politik.

“Tak bisa dipungkiri, pasti akan ada saja oknum-oknum yang berusaha mendekati aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan. Ini berlaku di jajaran level bawah sampai level atas. Untuk itu, saya minta semuanya ikuti arahan dari Jaksa Agung, jangan ada yang coba campurkan penegakan hukum dengan politik. Jaksa Agung pasti tidak akan mentoleransi hal-hal semacam itu,” tambahnya.

Namun meski begitu, Sahroni tetap optimis bahwa seluruh Insan Adhyaksa memiliki integritas yang tidak akan mampu ditawar. Sehingga, dirinya percaya bahwa kasus seperti itu memiliki peluang rendah untuk terjadi.

“Tapi saya percaya, setiap jajaran Kejaksaan memiliki integritas yang tidak bisa ditawar. Jadi pasti tidak akan mudah terhasut oleh hal-hal haram semacam itu,” demikian Sahroni.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: