Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Sangat Sedikit! Isu Perubahan Iklim Tak Jadi Prioritas Capres-Cawapres dalam Visi Misi

Sangat Sedikit! Isu Perubahan Iklim Tak Jadi Prioritas Capres-Cawapres dalam Visi Misi Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K

Pasangan AMIN misalnya di awal pemaparan menyinggung soal krisis iklim global. Menurut mereka, Sebagai upaya mewujudkan kemakmuran, pemerintahan di banyak negara termasuk Indonesia mengimplementasikan program pembangunan dengan tujuan memacu pertumbuhan ekonomi. Hanya saja pembangunan tersebut menurut AMIN tak jarang menimbulkan dampak pada lingkungan.

“Namun praktik pembangunan yang terlalu agresif menghasilkan dampak lingkungan yang tidak kecil, yaitu terjadinya polusi skala besar dalam tiga unsur: udara, air, dan tanah. Polusi ini berdampak langsung pada kesehatan rakyat dan kualitas lingkungan hidup. Pembangunan tanpa visi ekologis juga menyulut krisis biodiversitas yang merupakan aset berharga kita,” demikian bunyi dokumen tersebut dikutip Senin (30/10/23).

Dalam dokumen yang berjumlah 140an halaman tersebut, AMIN juga memaparkan sejumlah tawaran mereka jika menang di Pilpres 2024 terkait penanganan masalah perubahan iklim dan isu lingkungan hidup.

Baca Juga: Misi Gelora Ekonomi Syariah Versi Anies dan Ganjar, Ini Bedanya!

Sementara itu, pasangan Ganjar-Mahfud dalam dokumen berjumlah 33 halaman menyinggung soal perubahan iklim dan lingkungan hidup dalam visi-misi mereka. Hal ini paling tidak tergambar dari misi No. 6 yakni Mempercepat Perwujudan Lingkungan Hidup Yang Berkelanjutan Melalui Ekonomi Hijau Dan Biru. Misi tersebut juga kembali dijabarkan dalam sejumlah agenda yang Ganjar-Mahfud akan lakukan jika menang di Pilpres 2024 terkait masalah lingkungan hidup dan perubahan iklim.

Untuk pasangan Prabowo-Gibran, dalam dokumen visi-misi berjumlah 88 halaman, perubahan iklim disebut jadi salah satu tantangan strategi di 2024-2029.

“Perubahan iklim bisa menyebabkan kekeringan dan hujan ekstrem yang menurunkan produksi pangan, meningkatkan kerawanan pangan, meningkatkan harga pangan, serta mengancam keselamatan jiwa,” demikian bunyi dokumen visi-misi Ganjar-Gibran.

Baca Juga: Pengusaha Tak Boleh Sembarangan Klaim Nama Fintech Syariah, Ada Aturannya!

Terkait langkah yang akan diambil pasangan tersebut terkait masalah ini, salah satunya tergambar pada misi nomor 2 yakni Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Bayu Muhardianto
Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: