Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

GRR Tuban Begitu Rumit, Moledoko: Proyeknya Masih Perlu Dievaluasi

GRR Tuban Begitu Rumit, Moledoko: Proyeknya Masih Perlu Dievaluasi Kredit Foto: KSP
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan bahwa proyek Grass Root Refinery (GRR) PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) di Tuban, Jawa Timur sangat potensial dan strategis namun perlu untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut. Pasalnya, perlu adanya pemantauan serta evaluasi terkait kelanjutan dari proyek tersebut.

Dia mengatakan, GRR merupakan salah satu proyek strategis nasional. Karenanya perlu adanya pemantauan dan evaluasi kelanjutan proyek yang menggandeng PT Rosneft dari Rusia tersebut. Terlebih, lanjut Moeldoko, dengan adanya dinamika geopolitik internasional yang terjadi pentingnya pertimbangan situasi diplomatik kedua negara untuk memastikan jalannya proyek tersebut.

Baca Juga: Moeldoko Diskusi Bareng Jerman, Bahas Potensi Ekonomi hingga Investasi

“Permasalahan di pendanaan memang urgent, tapi ketegangan politik sekarang perlu dipikirkan baik-baik juga karena pasti berpengaruh ke energi, ekonomi juga pangan dan paling penting untuk hubungan kedua negara,” ujar Moeldoko dalam keterangannya, Jumat (10/11/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Moeldoko mengatakan perlunya dibuat beberapa skema pendanaan yang memungkinkan untuk dilakukan. Lebih lanjut, Moeldoko mengatakan bahwa saat ini masalah pendanaan yang terhambat tidak bisa dijadikan satu-satunya alasan untuk menghentikan proyek tersebut.

“Kemenkeu perlu pikirkan lebih lanjut dari sisi keuangannya, anggaplah negara hadir di situ dukungan keuangan apa saja manfaatnya,” ujarnya.

Dirinya menyarankan pihak Pertamina untuk berdiskusi dengan pihak Rosneft dalam persoalan tersebut agar segera mencari solusi terbaik untuk proyek ini.

“Dari sisi Pertamina pasti ada hitung untung rugi, tapi dari sisi lebih besar mengelola negara ini juga harus pikirkan hubungan kedua negara,” tambahnya.

Sebelumnya, PSN kilang GRR di Tuban Jawa Timur ini memiliki kendala pada kesiapan pendanaan pada tahapan Final Investment Decision (FID) dan dalam proses pemilihan kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC). Menyikapi hal tersebut, Moeldoko mengatakan perlunya evaluasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait dalam proyek ini, sehingga rekomendasi kepada Presiden atas PSN tersebut dapat dipertanggungjawabkan.

“Nanti kita akan sampaikan memo ke Presiden, bahwa proyek ini masih akan dievaluasi,” tegasnya.

Baca Juga: Dorong Sinergi Reforma Agraria, Moeldoko: Layaknya Prakerja...

Sementara itu, pihak Pertamina yang diwakili Direktur Logistik dan Infrastruktur, Alfian Nasution menyebutkan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Rosneft mengenai berbagai opsi dalam kelanjutan proyek ini. “Kita akan bertemu pihak Rosneft minggu ini, sehingga respons mereka akan kita jadikan pertimbangan juga,” ujarnya.

Baca Juga: Untuk B100, Pengusaha Sawit: Minimal Butuh Pasokan CPO 36 Juta Ton Per Tahun

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: