Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dituding Kerjanya Lemot, Ahmad Sahroni Minta Dewas KPK Segera Dievaluasi

Dituding Kerjanya Lemot, Ahmad Sahroni Minta Dewas KPK Segera Dievaluasi Kredit Foto: Instagram/Ahmad Sahroni
Warta Ekonomi, Jakarta -

Polisi resmi menetapkan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka dugaan pemerasan terhadap Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, penetapan tersangka tersebut dilakukan dalam gelar perkara yang dilakukan di Polda Metro Jaya pada Rabu (22/11/23).

Atas penetapan tersangka ini, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni pun turut memuji kinerja Polri. Sahroni menyebut Polri telah berhasil memecah kebingungan serta keraguan masyarakat.

"Tentu kita apresiasi kinerja luar biasa kepolisian. Karena mungkin, masyarakat pun memang sudah menunggu penyelesaian kasus ini. Nah dengan penetapan tadi malam oleh Polda Metro Jaya, semuanya sudah clear,” ujar Sahroni dalam keterangannya hari ini (23/11).

Selain itu, Sahroni pun turut menyoroti terkait posisi Firli yang masih menjabat sebagai Ketua KPK, meski sudah berstatus tersangka. Sahroni juga meminta Dewas KPK bertindak lebih tegas dan responsif dalam menghadapi kasus ini.

"Mengingat statusnya saat ini, Pak Firli seharusnya inisiatif untuk segera mengajukan pengunduran diri. Selanjutnya, Dewas KPK juga harus dievaluasi karena makin ke sini kinerjanya bukannya semakin baik, malah justru makin lemot. Apalagi dengan status Pak Firli saat ini, seharusnya sekarang juga Dewas keluarkan surat (etik),” tambah Sahroni.

Terakhir, Sahroni pun meminta agar pimpinan KPK yang lainnya untuk turut diperiksa. Hal ini Sahroni sarankan guna menghasilkan penyelidikan yang tuntas dan maksimal.

"Polri harus melibatkan pimpinan KPK yang lain, periksa mereka terkait apa yang dilakukan oleh Ketua KPK. Walaupun mungkin pimpinan yang lain bisa jadi tidak tahu-menahu, tapi ini sebaiknya tetap dilakukan biar semuanya jelas,” demikian Sahroni.

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: