Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ketimpangan Jadi Masalah Serius di Indonesia, Anies Baswedan Kasih Peringatan: Kalau Tidak Diselesaikan Maka...

Ketimpangan Jadi Masalah Serius di Indonesia, Anies Baswedan Kasih Peringatan: Kalau Tidak Diselesaikan Maka... Kredit Foto: Antara/Bayu Pratama S
Warta Ekonomi, Jakarta -

Calon Presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengingatkan ketimpangan di Indonesia jadi masalah serius yang harus diselesaikan.

Hal ini Anies sampaikan di acara Kick off Kampanye Nasional PKS bertempat di Depok, Jawa Barat, Minggu (26/11/23).

“Bila ini (ketimpangan) tidak diselesaikan maka pertumbuhan ekonomi, penyediaan tenaga kerja, kualitas SDM yang timpang maka bicara persatuan Indonesia menjaganya akan sangat sulit sekali,” jelas Anies dilihat live di kanal Youtube PKS TV, Minggu (26/11/23).

Bukannya tanpa alasan, Anies menilai ketimpangan Indonesia benar adanya. Sebagai contoh ia menyinggung indeks pembangunan manusia (IPM) antara Jawa-Sumatera dengan daerah lainnya yang menurutnya tak merata. Menurut Anies, angka IPM Jawa-Sumatera di 2013 baru bisa dicapai wilayah atau daerah lain di tahun 2022-2023 yang artinya membutuhkan waktu 10 tahun atau satu dekade.

Baca Juga: Anies Baswedan: Indonesia saat Ini Penuh dengan Ketidakadilan

Anies menekankan persatuan bangsa bisa terwujud dengan adanya rasa keadilan yang dirasakan oleh rakyat. Sulit menurut Anies mewujudkan persatuan apabila ketimpangan masih besar dirasakan oleh rakyat.

Anies menilai selama ini masalah ketimpangan dan tidak meratanya pertumbuhan tak pernah diseriusi oleh pemerintah pusat.

“Karena menjaga persatuan itu ditopang dengan rasa keadilan dan kesetaraan, sulit membangun persatuan dalam ketimpangan,” ungkapnya.

Baca Juga: Industri Perkebunan Berpegang Teguh Pada Konsep Bisnis Berkelanjutan

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Bayu Muhardianto
Editor: Bayu Muhardianto

Advertisement

Bagikan Artikel: