Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mengatasi Pengungsi Rohingya, Elite NasDem: Jangan Hanya Diurus Sekelas Pemkot

Mengatasi Pengungsi Rohingya, Elite NasDem: Jangan Hanya Diurus Sekelas Pemkot Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Bidang Hubungan Internasional Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Martin Manurung mendorong adanya langkah konkret pemerintah untuk menangani isu terkait pengungsi dari Rohingya.

Dirinya mendorong kerja sama dengan pihak internasional dalam menangani masalah sensitif tersebut seperti United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Baca Juga: Soal Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden, NasDem: Kalau Mau, Semuanya Aja Sekalian!

“Pemerintah Pusat segera berkomunikasi dengan UNHCR terkait nasib pengungsi, jangan pengungsi Rohingya hanya diurus sekelas Pemerintah Kota,” katanya dilansir pada Sabtu (9/12).

Martin yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu mengingatkan, sebagai Ketua ASEAN tahun 2023, Indonesia harus mengambil sikap terhadap nasib pengungsi Rohingya di Aceh. Jangan sampai masalah pengungsi dibiarkan berlarut-larut tanpa ada penyelesaian yang jelas dan tegas.

“Sebagai Ketua ASEAN, Indonesia harus segera mengambil sikap terhadap nasib pengungsi. Pemerintah Pusat harus cari solusi,” tegas Martin.

Sebelumnya di media sosial ramai beredar rekaman terjadinya aksi demo yang melibatkan warga Kota Sabang yang menolak adanya pengungsi Rohingya di wilayahnya. Dalam aksi tersebut sempat terjadi aksi dorong-dorongan antara warga Kota Sabang dan aparat kepolisian di sekitar Kantor Dermaga Pelabuhan BPKS Sabang.

Warga Kota Sabang beramai-ramai melakukan aksi protes di depan Kantor BPKS Sabang dan meminta para pengungsi Rohingya segera dipindahkan. Sebelumnya, warga setempat sudah mengultimatum pihak berwenang untuk merelokasikan 139 imigran Rohingya yang ditempatkan di DCT-1 BPKS.

Baca Juga: Drama Firli Bahuri, Elite NasDem Menuntut Tanggung Jawab DPR

Gelombang kedatangan ribuan imigran pengungsi Rohingya yang mendarat di sejumlah pantai Provinsi Aceh sejak pertengahan November 2023 menjadi polemik. Belakangan, masyarakat Aceh juga banyak yang melakukan penolakan dan berharap pemerintah mencari solusi terhadap permasalahan tersebut.

Baca Juga: Tim Hukum AMIN Endus Dugaan Pelanggaran Pemilu di Bali

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: