Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Intikeramik Alamasri (IKAI) Bongkar Jurus Jitu Usai Sukses Ubah Rugi Jadi Laba pada 2023

Intikeramik Alamasri (IKAI) Bongkar Jurus Jitu Usai Sukses Ubah Rugi Jadi Laba pada 2023 Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Intikeramik Alamasri Industri (IKAI) berhasil mencapai pertumbuhan yang baik sepanjang tahun 2023. Emiten keramik ini sukses memperbaiki posisi bottom line dari rugi di tahun sebelumnya, menjadi laba Rp7 miliar di tahun 2023. Hal ini merupakan hasil dari transformasi keuangan, arah perusahaan, dan SDM yang telah dilaksanakan sejak tahun 2017. 

Selain itu, hasil dari ketekunan dan pembelajaran dari pengalaman sulit juga telah memperkuat posisi IKAI. Dengan model pendapatan yang beragam, meliputi Manufaktur, Hospitality, dan Property Development, IKAI menunjukkan bagaimana sektor yang berbeda dapat saling mendukung.

Manufaktur mengandalkan kualitas produk, Hospitality berfokus pada daya tarik hotel dan layanan, sementara Property Development mengoptimalkan pengembangan atas aset landbank yang dimiliki. 

Baca Juga: Dampak Berita Keliru oleh Oknum Mitra, CV Agung Jaya Alami Kerugian Rp100 Miliar

Alhasil, pada tahun 2023, IKAI membukukan pendapatan sebesar Rp208,39 miliar, dengan kontribusi terbesar masih dari segmen anak usaha Manufaktur dan perdagangan porcelain tiles Essenza. Selain itu, terjadi perubahan signifikan dalam kinerja Laba Sebelum Beban Bunga dan Pajak (EBITDA). EBITDA tahun 2023 naik dibandingkan dengan tahun 2022, dari sebesar Rp8,59 miliar menjadi sebesar Rp41,48 miliar. Secara keseluruhan, profitabilitas IKAI mengalami perbaikan. 

IKAI telah melaksanakan berbagai strategi bisnis pada tahun 2023, termasuk otomasi mesin baru dan perluasan jaringan penjualan dan distribusi. Pada segmen perhotelan, IKAI telah melakukan restrukturisasi finansial dan alternatif financing untuk dapat menurunkan beban Bunga Grup, serta meningkatkan perbaikan internal anak usaha hotel. 

Untuk tahun 2024, IKAI berencana melanjutkan pertumbuhan organik melalui peningkatan kemampuan produksi dan penambahan kapasitas. Dari segi hospitality, IKAI menargetkan penambahan pendapatan melalui tambahan aset kelolaan. Pada segmen pengembangan properti, IKAI berencana kembali berfokus pada pengembangan area properti di Ubud, Bali.

Baca Juga: Pelayanan Makin Baik Buat Pengaduan Turun Drastis, Laba PLN Pun Naik Fantastis

Dewan Komisaris menilai IKAI memiliki kemampuan ketahanan yang baik di tahun 2023, walaupun kondisi ekonomi dan industri konstruksi yang cukup menantang. Dewan Komisaris berpendapat bahwa langkah-langkah yang diambil Direksi telah tepat dan mengharapkan konsistensi dari strategi bisnis dan operasional yang telah dijalankan oleh Direksi di tahun 2023 dapat meningkat di tahun 2024. 

Presiden Direktur IKAI, Teuku Yohas Raffli, menyatakan, "Dengan Model Pendapatan IKAI yang saling melengkapi dan bertumbuh sejalan, kami optimistis dapat mencapai pertumbuhan berkelanjutan. Dukungan kondisi ekonomi yang stabil dan kebijakan pemerintah yang akomodatif terhadap iklim investasi memperkuat keyakinan kami."

"Kami berkomitmen menjalankan Strategi Berkelanjutan dengan fokus pada peningkatan manajemen mutu produk dan layanan, inovasi berkelanjutan, perluasan pasar, dan penambahan ceruk pendapatan. Model Bisnis IKAI yang fokus pada pelanggan dan kompetisi, memungkinkan kami untuk terus memperbaiki nilai bagi pemegang saham, sejalan dengan visi kami untuk memberikan pertumbuhan investasi yang berkelanjutan," pungkasnya. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: