Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Kabar Sawit
Video
Indeks
About Us
Social Media

Sri Mulyani Jamin Efisiensi Anggaran Tak Berdampak Negatif pada Perekonomian

Sri Mulyani Jamin Efisiensi Anggaran Tak Berdampak Negatif pada Perekonomian Kredit Foto: Instagram
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah tidak akan menimbulkan efek berantai negatif terhadap perekonomian.

Ia memastikan bahwa total belanja negara tetap sebesar Rp3.621,3 triliun, tanpa adanya pengurangan anggaran secara keseluruhan.

Menurutnya, langkah efisiensi ini lebih kepada refocusing atau penggeseran anggaran dari satu kegiatan ke kegiatan lain yang memiliki dampak ekonomi lebih besar.

Jika dana dialihkan ke aktivitas dengan multiplier effect yang lebih tinggi, maka justru dapat memberikan manfaat lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Resmi! Sri Mulyani Jamin Beasiswa KIP Kuliah Tak Kena Pangkas Efisiensi Anggaran

"Jadi yang ada adalah di-refocusing sehingga dampak secara agregat terhadap perekonomian tentu tergantung dari masing-masing. Kalau realokasinya pada aktivitas yang menimbulkan multiplier effect yang sama atau bahkan lebih besar, dampak ke perekonomian akan jauh lebih baik," jelas Sri Mulyani dalam konferensi pers di Komisi III DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2025).

Pemerintah juga terus memantau efektivitas kebijakan ini, terutama dalam memastikan kecepatan realisasi belanja agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih optimal.

Baca Juga: Menteri Maman Paparkan Strategi Jaga Pertumbuhan UMKM di Tengah Efisiensi Anggaran

"Kami akan terus melakukan monitoring, terutama dalam kecepatan pelaksanaan belanja agar kebijakan ini benar-benar memberi dampak positif bagi perekonomian," tambahnya.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menekankan bahwa semangat efisiensi akan tetap menjadi prinsip utama dalam tata kelola birokrasi. 

"Sebetulnya spirit untuk membangun efisiensi dari birokrasi itu akan tetap dipertahankan karena itu penting bagi penyelenggaraan birokrasi yang baik dan efisien," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: