
Sementara itu, Direktur Utama PT Garam, Abraham Mose siap melaksanakan arahan dari KKP untuk mengoptimalisasikan potensi yang ada. Dia menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara mandiri dalam produksi garam. Menurutnya, Indonesia bisa mencapai swasembada garam di 2027 jika potensi yang ada dimanfaatkan dengan optimal.
“Gudang distribusi ini memuat kapasitas 3000 ton dan menguasai 87 persen pasar di Madiun Raya. Ini merupakan contoh agar garam bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” tegasnya.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyebut produk garam milik PT Garam ialah segitiga G, telah menguasai pasar lokal sejak lama, terutama saat peralihan dari garam non-yodium ke garam beryodium.
“Masyarakat Ponorogo sudah sangat akrab dengan garam segitiga G. Suplainya apalagi melampaui kebutuhan penduduk di sini. Mudah-mudahan ke depan mampu terus berkontribusi bagi pembangunan dan kesehatan di Ponorogo,” pungkasnya.
Selain meresmikan gudang distribusi garam, Menteri Trenggono bersama Dirut Abraham Mose dan Bupati Sugiri juga meninjau langsung Pasar Legi untuk mengecek stok garam.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait:
Advertisement