- Home
- /
- EkBis
- /
- Infrastruktur
Bantu Warga Aceh, PLN Kerahkan Alat Berat Bersihkan Masjid Pascabencana
Kredit Foto: PT PLN (Persero)
PT PLN (Persero) ikut serta dalam pemulihan infrastruktur sosial di Provinsi Aceh pascabencana alam. Melalui mobilisasi 140 relawan nasional dan alat berat, perseroan menargetkan normalisasi aktivitas ibadah di lima kabupaten yang terdampak paling parah.
Adapun kelima wilayah tersebut mencakup Aceh Tamiang, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Timur, dan Aceh Tengah. Fokus utama PLN saat ini adalah memastikan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan sosial masyarakat kembali pulih seiring dengan kondisi kelistrikan yang telah membaik.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan sistem kelistrikan telah berangsur normal namun proses pemulihan fisik bangunan rumah ibadah memerlukan intervensi khusus karena tertimbun lumpur tebal.
Baca Juga: PLN Sebut Kecepatan Pulihnya Listrik Aceh Tergantung Akses Jalur Darat
"Masjid merupakan salah satu urat nadi kehidupan masyarakat Aceh sekaligus simbol kebangkitan semangat pascabencana. Sistem kelistrikan sebenarnya sudah pulih beberapa waktu lalu, namun sebagian fasilitas ibadah masih tertimbun lumpur dan belum bisa digunakan secara optimal. Bahkan suara adzan hampir sebulan pascabencana belum terdengar di masjid-masjid,” tegas Darmawan dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).
Dalam proses rehabilitasi ini, PLN mengerahkan relawan dari berbagai wilayah di Indonesia yang bersinergi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Perseroan juga menerjunkan unit backhoe dan buldoser untuk menangani material banjir yang menghambat akses fasilitas publik.
Darmawan menjelaskan bahwa percepatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di lapangan.
"PLN tidak tinggal diam, tim relawan kami kerahkan untuk menyisir masjid-masjid yang terdampak parah. Proses pembersihan turut melibatkan partisipasi pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat setempat, dan pihak terkait sehingga dapat diselesaikan lebih cepat," lanjutnya.
Baca Juga: Dirut PLN: Kerusakan Listrik Bencana Aceh Kali Ini 50 Kali Lipat Lebih Masif dari Tsunami 2004!
Langkah responsif ini mendapat apresiasi dari warga terdampak. Sulaiman, jamaah Masjid Al-Huda di Kuala Simpang, Aceh Tamiang, menyebutkan bahwa kehadiran alat berat PLN menjadi kunci masjid tersebut bisa kembali digunakan setelah dua minggu tertutup lumpur.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN, dimana Masjid Al-Huda hari ini pascabencana banjir, satu minggu pascabencana banjir hingga dua minggu kami berusaha, (namun) masyarakat tidak mampu. Tapi kehadiran PLN, dari PLN membawa buldoser maupun backhoe menyelesaikan lumpur-lumpur yang begitu tebal, hingga kami dapat melaksanakan (salat) Jumatan di minggu ketiga bersama warga," ungkap Sulaiman.
Hingga saat ini, 15 masjid telah selesai direhabilitasi secara fisik. Selain aksi pembersihan, PLN juga menyalurkan paket bantuan operasional berupa alat salat, sound system, hingga perbaikan kubah untuk memastikan sarana ibadah kembali berfungsi penuh bagi warga Aceh.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Djati Waluyo
Tag Terkait:
Advertisement