Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Infrastruktur Rusak Berat Akibat Cuaca Ekstrem, PLN Sidoarjo Kerahkan 63 Personel

Infrastruktur Rusak Berat Akibat Cuaca Ekstrem, PLN Sidoarjo Kerahkan 63 Personel Kredit Foto: PLN UID Jatim
Warta Ekonomi, Surabaya -

Hujan ekstrem yang disertai angin kencang masih melanda sejumlah wilayah di Surabaya dan sekitarnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca, Minggu (8/3/2026), bahwa hujan lebat disertai petir akan mengguyur beberapa kota di Jawa Timur, seperti Kota Madiun.

Sementara itu, gerimis dilaporkan membasahi wilayah Bangkalan, Bondowoso, Jombang, Kediri, Kota Batu, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, dan Lumajang.

Akibat cuaca ekstrem tersebut, sejumlah fasilitas milik negara maupun swasta mengalami kerusakan parah serta kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap fenomena alam ini.

Salah satu kejadian yang menimbulkan kerugian adalah ambruknya tiang listrik milik PT PLN akibat tertimpa baliho roboh di wilayah Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, pada Jumat (6/3/2026) lalu. Akibat insiden ini, seluruh jaringan listrik di kawasan Taman dan sekitarnya terganggu, serta infrastruktur kelistrikan milik PLN mengalami kerusakan cukup berat. Perusahaan pelat merah tersebut diprediksi mengalami kerugian besar akibat faktor alam ini.

Menindaklanjuti putusnya jaringan listrik dan kerusakan infrastruktur, PLN wilayah Jawa Timur melakukan gerak cepat untuk memulihkan pasokan listrik serta mengamankan infrastruktur yang rusak.

Manager PLN UP3 Surabaya Barat, Chyntia Dewi Ariyani, dalam keterangan resminya menyatakan bahwa sejumlah pelanggan mengalami pemadaman akibat gangguan jaringan. Pihaknya langsung melakukan manuver ke penyulang lain guna meminimalkan dampak.

Baca Juga: Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya Siap Dukung dan Sukseskan Program Strategis Nasional

"Upaya penormalan meliputi lokalisir gardu terdampak, proses rekonstruksi gardu untuk penormalan, hingga perbaikan tiang patah yang terdampak," jelas Chyntia.

Ia pun berharap dukungan penuh dari masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam proses pemulihan ini. PLN juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan potensi bahaya kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile.

Hingga saat ini, PLN wilayah Jawa Timur belum merilis data rinci terkait nominal kerugian akibat insiden pascahujan lebat disertai angin kencang di wilayah Taman, Sidoarjo.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Amry Nur Hidayat