Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Goldman Sachs Proyeksikan Harga Saham Para Broker Kripto, Begini Prospeknya!

Goldman Sachs Proyeksikan Harga Saham Para Broker Kripto, Begini Prospeknya! Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bank Investasi Amerika Serikat (AS) Goldman Sachs menyatakan sikap selektif namun optimistis terhadap sektor broker dan perusahaan kripto, dengan menilai ketahanan perdagangan ritel dan kemajuan regulasi akan menjadi penopang utama pertumbuhan industri tersebut di 2026.

Analis Goldman Sachs, James Yaro mengatakan bahwa konvergensi antara pialang ritel tradisional dan platform perdagangan kripto diperkirakan akan terus berlanjut pada 2026.

Baca Juga: Tanggapi Santai Konflik AS-Venezuela, Purbaya: Pasar Saham Malah Naik

“Kami memperkirakan pertemuan antara pialang ritel tradisional dan perdagangan kripto akan berlanjut pada tahun ini, mendorong peningkatan persaingan yang berpotensi memengaruhi pangsa pasar dan harga produk,” ungkap Yaro, dilansir Selasa (6/1).

Goldman Sachs menaikkan rekomendasi untuk bursa kripto Coinbase Global Inc. Saham perusahaan tersebut diubah menjadi beli dari sebelumnya netral, sekaligus meningkatkan target harga sahamnya menjadi US$303.

Sebaliknya, bank tersebut menurunkan rekomendasi untuk platform perdagangan sosial dari eToro. Ia diubah menjadi netral dari beli, serta memangkas target harga sahamnya menjadi US$39.

Goldman mempertahankan rekomendasi beli untuk sejumlah perusahaan lain, termasuk Robinhood Markets, Interactive Brokers, dan Figure Technology.

Menurut Yaro, Coinbase dipandang memiliki skala operasional dan kekuatan merek yang cukup kuat untuk mendorong pertumbuhan pendapatan di atas rata-rata pesaing serta peningkatan pangsa pasar.

Ia memperkirakan pendapatan perusahaan itu akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (compound annual growth rate) sebesar 12%. Hal itu didukung oleh biaya akuisisi pelanggan yang dinilai terbaik di kelasnya.

Yaro juga menyoroti berbagai peluncuran produk terbaru dari Coinbase. Produk-produk tersebut dinilai meningkatkan daya saing perusahaan serta memposisikannya untuk memperluas skala bisnis di area dengan pertumbuhan struktural, seperti pasar prediksi.

Terkait eToro, Yaro menyatakan bahwa meskipun perusahaan tersebut masih menawarkan prospek pertumbuhan yang solid, namun tekanan persaingan dalam pasar inti dan lini produknya semakin meningkat.

Baca Juga: Tenggat Aturan Ekuitas Minimum OJK Picu Reli Saham Asuransi

“Persaingan yang semakin ketat berpotensi mendorong kenaikan biaya akuisisi pelanggan dan tekanan harga, serta memengaruhi rencana ekspansi eToro di Amerika Serikat,” ungkapnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: