Kredit Foto: Kementerian Luar Negeri Tiongkok
Pemerintah China menyatakan bahwa pihaknya terus mengawasi implementasi kesepakatan gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan pihaknya berharap kedua pihak dapat memastikan gencatan senjata yang bersifat menyeluruh dan berkelanjutan meski hal tersebut baru diterapkan secara bertahap oleh Thailand dan Kamboja.
Baca Juga: Pokoknya yang Berbau 'Energi Hijau' Lagi Dimanjakan sama Pemerintah China, Apalagi Mobil Listrik
“China berharap kedua belah negara dapat memastikan gencatan senjata yang komprehensif dan langgeng,” ujar Lin, dilansir Selasa (6/1).
Thailand menurutnya telah memulangkan delapan belas prajurit kepada pihak Kamboja. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari implementasi kesepakatan tersebut.
Diketahui, Thailand dan Kamboja mencapai kesepakatan gencatan senjata kedua pada akhir Desember 2025. Hal tersebut mengakhiri beberapa pekan bentrokan dalam wilayah perbatasan. Konflik tersebut tercatat sebagai pertempuran terburuk dalam beberapa tahun terakhir antara dua negara tersebut di Asia Tenggara.
Baca Juga: AS Dongkrak Surplus, China Malah Tekan Neraca Dagang RI
Kesepakatan ini diharapkan dapat meredakan ketegangan dan membuka jalan bagi stabilitas jangka panjang dalam kawasan perbatasan dari Thailand-Kamboja.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement