Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

USDT Tether Perlahan Dikubur Stablecoin USDC

USDT Tether Perlahan Dikubur Stablecoin USDC Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

USDC Stablecoin Circle Internet Group mencatat pertumbuhan lebih cepat dibanding pesaing utamanya, Tether USDT. Kenaikan terjadi seiring naiknya permintaan terhadap dolar digital berbasis blockchain yang teregulasi.

Dilansir Rabu (7/1), USDC sukses mencatat kapitalisasi yang melonjak pada tahun lalu hingga menjadi US$75,12 miliar. USDT di sisi lain hanya tumbuh lebih lambat, namun memiliki total kapitalisasi pada tahun lalu hingga US$186,6 miliar. 

Baca Juga: Tokocrypto Optimistis Stablecoin Tumbuh Lebih dari 50%

USDC sukses tumbuh berkat didorong oleh meningkatnya minat institusi terhadap aset kripto yang memenuhi standar regulasi, terutama setelah pemerintah Amerika Serikat menunjukkan sikap yang lebih akomodatif terhadap aset digital.

Di Amerika Serikat, Circle memegang lisensi pengiriman uang (money transmission licenses) dalam berbagai negara bagian dan wilayah, serta lisensi mata uang virtual di New York.

Di Eropa, Stablecoin Circle telah mematuhi kerangka regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA). Ia juga beroperasi dengan lisensi uang elektronik dalam sejumlah yurisdiksi utama.

USDT Tether di sisi lain hingga kini belum teregulasi di Amerika Serikat dan Uni Eropa. Tether beroperasi sebagai penyedia layanan aset digital berlisensi di El Salvador.

Pengamat menilai kinerja salah satu stablecoin yang lebih unggul berkaitan erat dengan kebutuhan institusi terhadap stablecoin yang sesuai dengan ketentuan hukum dan kepatuhan. Hal ini semakin diperkuat setelah disahkannya GENIUS Act.

Regulasi tersebut mendorong sejumlah bank investasi dan institusi keuangan besar untuk mengeksplorasi penggunaan stablecoin, dengan fokus utama pada stablecoin yang teregulasi seperti USDC.

Baca Juga: Stablecoin Privat Diprediksi Jadi Infrastruktur Pembayaran Inti Blockchain di 2026

USDC juga telah diintegrasikan secara aktif dan menjadi pilihan sejumlah perusahaan besar, termasuk Visa, Mastercard, dan BlackRock.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: