Kredit Foto: Istimewa
Sektor stablecoin diperkirakan akan mencatat pertumbuhan signifikan dalam periode mendatang, didorong oleh meningkatnya adopsi institusional serta dukungan regulasi yang semakin jelas.
Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur menilai tren penggunaan stablecoin akan semakin meluas, terutama melalui integrasi kartu pembayaran berbasis stablecoin yang memudahkan penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari.
Baca Juga: Stablecoin Privat Diprediksi Jadi Infrastruktur Pembayaran Inti Blockchain di 2026
“Tren penggunaan stablecoin akan semakin meluas, terutama melalui integrasi kartu pembayaran berbasis stablecoin dan dukungan regulasi yang lebih jelas,” ujar Fyqieh, dilansir Minggu (4/1).
Selain itu, kepastian regulasi di berbagai yurisdiksi dinilai akan mempercepat adopsi stablecoin oleh institusi keuangan dan perusahaan teknologi. Dengan adanya kerangka hukum yang lebih jelas, stablecoin semakin dipandang sebagai instrumen pembayaran dan penyimpan nilai yang efisien dalam ekosistem keuangan digital.
Fyqieh memproyeksikan pasokan stablecoin global berpotensi tumbuh lebih dari 50%. Hal itu terjadi seiring meningkatnya pemanfaatan oleh perbankan, perusahaan teknologi serta pelaku industri keuangan lainnya.
Baca Juga: SoFi Bank Luncurkan Stablecoin Dolar AS
Pertumbuhan tersebut dinilai mencerminkan peran stablecoin yang kian strategis sebagai jembatan antara sistem keuangan tradisional dan aset kripto, sekaligus mendukung efisiensi transaksi lintas batas dan pengembangan layanan keuangan digital.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement