Menteri Energi Trump: AS Harus Kendalikan Penjualan Minyak Venezuela
Kredit Foto: Djati Waluyo
Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengatakan pihaknya perlu mengendalikan penjualan minyak dan pendapatan dari minyak dari Venezuela. Hal itu untuk mendorong perubahan yang diinginkan di Caracas.
Dilansir Kamis (8/1), Wright mengatakan pihaknya ingin membuka kembali aliran minyak dari Venezuela. Hal tersebut akan mengakhiri blokade yang selama ini membatasi ekspor dan menjual minyak itu menuju kilang-kilang dari AS. Hasil dari penjualan tersebut akan didepositkan ke dalam rekening yang dikontrol oleh AS.
Baca Juga: Konflik Amerika-Venezuela Belum Pengaruhi Rencana Perjanjian Dagang RI-AS
Ia juga menyatakan bahwa pemerintah sedang berbicara dengan perusahaan-perusahaan energi lokal untuk mengetahui kondisi apa yang diperlukan agar mereka dapat masuk kembali ke pasar minyak dari Venezuela.
Hal ini sesuai dengan ambisi dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. AS dan Venezuela mencapai kesepakatan untuk mengekspor minyak dari negara tersebut senilai hingga US$2 miliar. Venezuela juga akan menyerahkan antara 30 juta dan 50 juta barel minyak yang sebelumnya dikenai sanksi ke AS.
Wright mengatakan kendali atas aliran minyak, penjualan dan pendapatan akan memberikan leverage besar bagi negaranya dalam mendorong perubahan politik dan ekonomi di Venezuela.
Baca Juga: Walau Tetangga, Meksiko Berani Kecam Serangan Trump ke Venezuela
Pengambilalihan dan pengaturan aliran minyak tersebut telah memicu perhatian global, terutama di pasar energi internasional, melihat potensi dampaknya terhadap suplai dan harga minyak mentah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement