Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Cetak Sejarah Tembus 9.000, Purbaya: Akan Naik Terus

IHSG Cetak Sejarah Tembus 9.000, Purbaya: Akan Naik Terus Kredit Foto: Cita Auliana
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons positif capaian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berhasil menembus level 9.000 pada perdagangan intraday pukul 10.02 WIB, Kamis (8/1/2026).

Pencapaian ini menjadi tonggak bersejarah karena untuk pertama kalinya indeks acuan pasar modal Indonesia menyentuh level tersebut.

Menkeu Purbaya meyakini, penguatan tersebut bukan sekadar euforia sesaat, melainkan cerminan dari membaiknya kredibilitas ekonomi nasional dan prospek yang semakin solid sepanjang 2026.

“Anda lihat, kredibilitas ekonomi dan pasar keuangan kita sudah kembali, ini dilanjutkan dan yakin akan terus berlanjut di tahun 2026 ini. IHSG naik ke 9.000 itu baru awal. Perkiraan saya, akan naik terus,” tutur Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1). 

Baca Juga: Purbaya Yakin Bisa Tekan Defisit APBN di 2026

Menurutnya, rekor ini menandakan sentimen investor terhadap perekonomian Indonesia mulai pulih. Pemulihan tersebut juga didorong oleh dampak berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah, yang mulai terasa pada kinerja ekonomi di akhir tahun lalu.

"Mereka (investor) pasti melihat juga walaupun belum penuh impact dari program pembangunan yang disebutkan selama ini. Mereka (pemerintah) bekerja serius dan dampak ke ekonomi mulai kelihatan sehingga di akhir triwulan tahun lalu ekonomi berbalik arah," tambah Purbaya.

Baca Juga: Populisme Komunikasi Purbaya dan Modal Kepercayaan Ekonomi Indonesia 2026

Terbukti, minat investor asing pun kian menguat. Di pasar surat berharga negara (SBN), tercatat aliran modal asing atau inflow sebesar Rp6,49 triliun pada Desember 2025. Sementara itu, di pasar Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), inflow asing mencapai Rp27,40 triliun, dan di pasar saham tercatat masuk sebesar Rp12,24 triliun.

"Artinya asing sudah masuk ke sini lagi. Inflow kan asing. Sudah masuk ke sini lagi. Kredibilitas ekonomi dan pasar keuangan sudah kembali, saya yakin akan terus berlanjut 2026," ujar Purbaya. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: