Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Waskita Karya Bersama Danantara Serahkan Ratusan Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang, Siap Ditempati Warga Terdampak Bencana

Waskita Karya Bersama Danantara Serahkan Ratusan Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang, Siap Ditempati Warga Terdampak Bencana Kredit Foto: Waskita karya
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama Danantara melakukan Serah Terima 600 Hunian Sementara (Huntara) kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Perseroan telah merampungkan pembangunan Huntara sesuai target.

Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Managing Director Hubungan Antarlembaga BPI Danantara Rohan Hafas, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, serta Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi. Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho turut datang ke lokasi didampingi Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko.

Rohan Hafas mengatakan, penyerahan huntara merupakan bagian dari komitmen Danantara Indonesia untuk menghadirkan hunian sementara yang layak dan aman. Hunian ini juga mendukung pemulihan layanan dasar bagi warga terdampak. 

“Pemulihan tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi bergerak pada bagaimana hunian benar-benar memberi ruang bagi keluarga untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari,”ujarnya.

Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Ungkap Transaksi Afiliasi Rp18,3 Miliar

Kolaborasi antara Danantara dengan BUMN Karya mendapat apresiasi dari pemerintah. Bima Arya menilai, sinergi ini menjadi contoh luar biasa yang dapat menginspirasi wilayah lain.

Di sela kegiatan serah terima, Armia Pahmi mengucapkan terima kasih atas kecepatan Pembangunan. Ia mengungkapkan, sejumlah hunian tersebut pertama kali mereka terima sejak bencana melanda.

“Kami akan distribusikan bertahap mulai 100 unit agar adaptasi berjalan mulus,” jelas dia. Ratusan keluarga dari Desa Sukajadi siap menempati sejumlah hunian yang sudah selesai dibangun pada tahap pertama itu. Daftar nama mereka pun ditempelkan di pintu setiap unit Huntara.

Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho mengatakan, pembangunan Huntara di Aceh Tamiang merupakan wujud kolaborasi antara Danantara, pemerintah, dengan BUMN Karya dalam membantu pemulihan usai bencana yang terjadi beberapa waktu lalu. Pengerjaan hunian ini pun dipercepat agar bisa segera digunakan oleh masyarakat terdampak.

“Pembangunan Huntara terus dilakukan selama 24 jam tanpa kenal lelah demi memulihkan kembali daerah Aceh. Dalam waktu enam hari Waskita berhasil menyelesaikan puluhan rumah hunian, ini membuktikan upaya gerak cepat Waskita Karya sebagai garda terdepan dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar pria yang biasa dipanggil Oho tersebut dalam keterangan resmi, Jumat (9/1/2025).

Selain mengerjakan bangunan hunian berukuran 4,5×4,5 meter (m), Waskita juga membangun unit fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) serta Sistem Pengolahan Air Limbah atau Sewage Treatment Plant (STP). Ada pula musholla berukuran 9x13,5 m dan tempat wudu seluas 6,6×13 m.

Kawasan Huntara juga dilengkapi dengan dapur umum seluas 8×19 m. Kemudian disediakan bangunan toren, drainase precast, beserta Mekanikal, Elektrikal, Plumbing (MEP).

“Meski ini hunian sementara, namun Waskita tetap memperhatikan standar kelayakan dan kualitas bangunan. Huntara dibangun untuk memenuhi kebutuhan hunian darurat yang aman, dengan struktur yang disiapkan kokoh serta utilitas dasar yang dirancang berfungsi saat ditempati. Harapan kami warga yang tinggal di sana merasa nyaman dan dapat mulai menjalani aktivitas sehari-hari,” kata Oho

Dirinya melanjutkan, Perseroan turut membangun jalan pedestrian dan jalan akses di kawasan Huntara. Tujuannya agar konektivitas masyarakat dan distribusi logistik bisa berjalan lancar.

Waskita Karya, kata dia, terus berkomitmen mengawal pemulihan kawasan terdampak bencana, khususnya Aceh Tamiang. Komunikasi sekaligus koordinasi dengan pemerintah pusat, daerah, serta seluruh stakeholder, juga diperkuat guna membangkitkan wilayah tersebut.

Baca Juga: Hanya dalam Waktu 6 Hari, Waskita Karya Tuntaskan Pembangunan Puluhan Huntara di Aceh Bantu Warga Terdampak Bencana

Kini Waskita juga sedang mengerjakan Huntara di kawasan Aceh Utara mencakup Simpang Tiga, Tanjong Dalam Selatan, serta Leuobok Meuku. Rencananya sebanyak 314 rumah hunian dibangun guna menyediakan tempat tinggal layak bagi masyarakat pada masa darurat usai bencana.

“Kami terus berdoa agar seluruh warga yang terkena bencana bisa segera pulih dan menata hidupnya kembali. Duka ini bukan hanya milik Aceh atau Sumatra, tapi dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia,” tutur Oho.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah

Advertisement

Bagikan Artikel: