Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Lanjutkan Buyback Saham, JRPT Siapkan Dana Rp50 Miliar

Lanjutkan Buyback Saham, JRPT Siapkan Dana Rp50 Miliar Kredit Foto: JRP
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) kembali menggelar aksi pembelian kembali atau buyback saham. Rencana ini mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan Dalam Menjaga Kinerja dan Stabilitas Pasar Modal Pada Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan, serta Surat OJK No. S-102/D.04/2025 tertanggal 17 September 2025 terkait kebijakan pelaksanaan buyback saham oleh perusahaan terbuka di tengah volatilitas pasar.

Sesuai ketentuan regulator, periode pelaksanaan buyback akan berlangsung maksimal tiga bulan, terhitung sejak 14 Januari 2026 hingga 13 April 2026. Dalam aksi korporasi ini, perseroan menyiapkan anggaran sebesar Rp50 miliar. Target maksimal saham yang akan dibeli kembali mencapai 47.619.000 lembar saham, atau setara 0,369% dari total modal ditempatkan dan disetor.

"Sumber dana yang akan digunakan oleh Perseroan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham adalah berasal dari kas Perseroan yang diperoleh dari operasional," kata manajemen.

Baca Juga: United Tractors (UNTR) Hentikan Aksi Buyback Pasca Serok Saham Rp1,99 Triliun

Di sisi kinerja, manajemen memastikan aksi ini tidak akan memberikan tekanan berarti terhadap kondisi keuangan maupun likuiditas perusahaan. Bahkan, langkah tersebut diproyeksikan mampu mendongkrak laba bersih per saham, dari sebelumnya Rp70,07 menjadi Rp70,61.

"Pelaksanaan rencana pembelian kembali saham tidak akan memberikkan dampak signifikan terhadap kinerja dan pendapatan Perseroan, sehingga pelaksanaan pembelian kembali saham ini tidak akan mengganggu kondisi keuangan dan likuiditas Perseroan," ujar manajemen.

Sementara itu, saham JRPT jelang penutupan perdagangan Kamis (15/1) terpantau stagnan di level Rp1.065. Dalam sepekan, sahamnya terkoreksi tipis -0,47% namun melesat 23,84% sepanjang tiga bulan terakhir. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: